Kurun Dua Hari, 8 Ribu Dosis Vaksin PMI Tubaba Habis

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID- Sebanyak delapan ribu dosis vaksin Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) terserap dalam dua hari. Ketua PMI Ponco Nugroho, saat memantau vaksinasi Covid-19 PMI bersama Dinas Kesehatan, di Tiyuh Margomulyo Kecamatan Tumijajar, Kamis (7/10) mengungkapkan hal tersebut kepada sejumlah wartawan.

Ponco mengatakan, vaksin tersebut diperoleh dari PMI Provinsi Lampung sebagai upaya membantu pemerintah dalam percepatan vaksinasi nasional Covid-19.


“Alhamdulillah berkat peran semua pihak sebanyak 8 ribu dosis vaksin jenis sinovac yang kita sediakan habis dalam dua hari saja,” kata dia.

Dia juga mengatakan vaksinasi digelar di sembilan kecamatan dengan dibantu tenaga kesehatan (Nakes) dari puskesmas masing-masing. Sehingga, tidak membutuhkan waktu yang lama menghabiskan vaksin tersebut.

Baca Juga:   Baru 30 Persen Tiyuh Ajukan Pencairan Dana Desa Tahap Tiga

Ponco yang juga menjabat Ketua DPRD Tubaba ini menambahkan, dalam dua pekan terakhir, antusias masyarakat untuk di vaksin sangat tinggi. Justru yang menjadi persoalan di kabupaten berjuluk bumi Ragem Sai Mangi Wawai tersebut adalah keterbatasan vaksin beserta tenaga kesehatan.

“Dalam satu hari pemerintah daerah melalui dinas kesehatan, hanya mampu mencapai sasaran sebanyak 4.250 orang, karena tim nakes yang tersedia hanya berjumlah 17 tim saja,” imbuhnya.

Ponco Nugroho mengungkapkan, pihaknya akan segera melaporkan capaian tersebut ke PMI Provinsi Lampung, sekaligus berharap mendapatkan tambahan vaksin kembali, untuk membantu pemerintah dalam percepatan vaksinasi nasional Covid-19 khususnya Pemkab Tubaba.

“Ya tentunya kita berharap penambahan vaksin dari PMI Provinsi Lampung, karena masyarakat di Tubaba yang belum di vaksin masih sangat banyak. Separuh penduduk saja belum tercapai,”harapnya.

Baca Juga:   Musabaqah Hifdzhil Qur'an Tingkat TPQ Se-Tubaba Digelar

Di tempat yang sama Kepala Tiyuh Margomulyo Didik Subroto menyampaikan, bahwa warganya yang sudah menyatakan kesiapan untuk di vaksin hingga hari ini sudah mencapai angka 1500 orang. Namun, banyak warga yang kecewa karena ketersediaan vaksin hanya untuk 250 orang saja.

“Meskipun kecewa, masyarakat dapat memahami penjelasan yang kita sampaikan. Yang pasti kami khususnya warga Tiyuh Margomulyo siap untuk di vaksin,” pungkasnya. (fei/wdi)




  • Bagikan