Lagi, KSKP Bakauheni Lamsel Gagalkan Penyelundupan Monyet

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni Lampung Selatan (Lamsel) kembali menggagalkan penyelundupan. Kali ini, korps Bhayangkara tersebut berhasil mengamankan 13 ekor monyet.

Ke 13 ekor monyet tersebut, yakni 7 ekor monyet jenis ekor panjang dan 6 ekor monyet jenis Beruk.


Kepala KSKP Bakauheni Lamsel, AKP Ridho Rafika mengatakan, penangkapan 13 ekor monyet tersebut, terjadi pada Kamis (23/9) sekitar pukul 05.30WIB di areal pintu masuk pelabuhan Bakauheni Lamsel.

Saat itu, aparat melakukan pemeriksaan rutin di Seport Interdiction (SI) Bakauheni Lamsel. Ketika kendaraan Luxio warna Hitam dengan Nopol BE 1474 BL melintas, polisi memeriksanya.

Dalam pemeriksaan tersebut, aparat menemukan 13 ekor monyet yang tersimpan di bagasi mobil.

“Kami minta surat-surat kelengkapan pengiriman barang. Ternyata pengemudi itu tidak memiliki dokumen yang sah. Sehingga kami mengamankan pengemudi, berikut barangbukti monyet,” ungkap Ridho, Jumat (24/9).

Pengemudi yang di amankan, yakni M.Asril (30) jalan M.Sutiyoso, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur (TkT) Bandarlampung.

Pengakuan dari pengemudi, sambung Ridho, 13 monyet tersebut di angkut dari pinggir Jalan Kali Balok Bandarlampung. Rencananya, monyet-monyet itu akan di bawa ke beberapa tempat.

“Kalau 7 monyet ekor panjang akan di bawa ke Jakarta Selatan. Sedangkan 6 ekor Monyet jenis Beruk akan di kirim ke  Surabaya,” katanya.

Ridho menambahkan, pengemudi tersebut mendapat upah sebesar Rp1,1 juta untuk mengirim monyet-monyet itu.

Akibat perbuatannya, aparat menjerat pengemudi sekaligus tersangka dengan Pasal 88 huruf a dan c, UU RI No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Ikan, Hewan, dan Tumbuhan. (yud)




  • Bagikan