Laka Beruntun di Lamtim, 1 Tewas

  • Bagikan
Proses evakuasi Daihatzu Xenia dan truk Dyna yang mengalami kecelakaan di Jalan Raya Pekalongan. FOTO DWI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kecelakaan beruntun terjadi di jalan raya Desa Jojog Kecamatan Pekalongan Lampung Timur, Senin (19/4), pukul 13.05 WIB.

Peristiwa kecelakaan melibatkan 1 unit mobil minibus Daihatzu Xenia bernomor polisi BE 1088 NY dengan 1 unit truk Mitsubishi Colt Diesel BE 8279 RY, Truk Toyota Dyna BE 8533 FI, dan sepeda motor Honda Beat BE 2518 NBI.


Kejadian itu mengakibatkan seorang korban meninggal dan seorang lagi mengalami luka berat. Ke duanya merupakan pengendara sepeda motor Honda Beat.

Kapolres Lamtim AKBP Wawan Setiawan melalui Kasat Lantas AKP I Wayan Budiarta menjelaskan, di lokasi kejadian menceritakan, peristiwa berawal ketika mobil minibus meluncur dari arah Sukadana menuju Pekalongan. Tiba-tiba Daihatzu Xenia itu menabrak bagian samping kanan truk colt diesel yang meluncur dari arah Pekalongan.

Baca Juga:   Tok, UMK 2022 Empat Daerah di Lampung Tak Berubah

Setelah itu, Daihatzu Xenia yang dikemudikan Misariyono warga Desa Taman Endah Kecamatan Purbolinggo Lamtim itu menabrak sepeda motor Honda Beat yang meluncur dari arah Pekalongan menuju Sukadana. Akibatnya, Erma Hartini (46) dan Siti Purwani (45) warga Kecamatan Raman Utara yang mengendarai sepeda motor itu terpental.

Daihatzu Xenia yang hilang kendali menabrak truk Dyna yang dikemudikan Suparmin warga Sukaraja Nuban Kecamatan Batangharinuban. “Diduga Daihatzu Xenia mengalami pecah ban depan kanan sehingga hilang kendali,” jelas AKP I Wayan Budiarta.

Petugas dan warga sekitar yang melihat kejadian langsung berusaha memberikan pertolongan dengan membawa 2 pengendara sepeda motor ke rumah sakit yang ada di Kota Metro. Namun, salah satunya meninggal dunia, yaitu Erma Hartini.

Baca Juga:   Unila Kembali Lahirkan Guru Besar, Kali Ini Bidang Konseling

Sementara, Daihatzu Xenia yang mengalami kerusakan berat pada bagian depan dibawa ke Pos Lantas Gedung Dalam Batangharinuban.
“Kejadian itu masih dalam penyedikan kami,” terang AKP I Wayan Budiarta. (wid/sur)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan