Lakalantas Tol Bakter, Dua Karyawan PT Marga Solusi Prima Meninggal Dunia

  • Bagikan
Sumber foto dok Hutama Karya

RADARLAMPUNG.CO.ID-Kecelakaan lalu lintas terjadi di KM 110+000 Jalur A, Jalan Tol Bakauheni Terbanggi Besar (Bakter) Minggu (03/10) Pukul 05.00 WIB. Lakalantas itu melibatkan  dua kendaraan jenis Truk Colt Diesel D 8303 VI dan BG 8359 YB serta mobil boks BE 8132 CK.

Dari informasi yang diperoleh, lakalantas berawal saat Truck Colt Diesel D 8303 VI dan kendaraan boks  BE 8132 CK mengalami pecah ban di lokasi kejadian dan dibantu oleh petugas patroli Jalan Tol Bakter.


Pada saat yang bersamaan, mobil Colt Diesel BG 8359 YB melaju di jalur A diduga mengantuk dan kehilangan kendali. Akibatnya mobil menabrak kendaraan boks yang ada di lokasi kejadian. Posisi akhir ketiga kendaraan normal di bahu jalan menghadap utara.

Baca Juga:   Kasus Penggelapan Gaji Honorer BPBD Kota Bandarlampung Bakal Disidangkan

Lakalantas tersebut mengakibatkan dua orang tewas. Yakni JK (24) dan HA (27) serta satu orang K (49) mengalami luka. Korban meninggal dunia yangmerupakan pegawai PT. Marga Solusi Prima dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara dan Rumah Sakit Harapan Bunda. Sedangkan untuk korban luka berat telah dievakuasi ke Rumah Sakit Natar Medika.

Kecelakaan ini telah ditangani oleh Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya  selaku pengelola ruas Tol Bakter dengan melibatkan pihak kepolisian daerah setempat dan lokasi kejadian telah kembali normal pada pukul 05.30 WIB.

Branch Manager PT Hutama Karya Cabang Bakter Hanung Hanindito mengatakan kedua korban merupakan pegawai PT. Marga Solusi Prima. “Kedua korban meninggal bukan karyawan HK seperti ada pemberitaan sebelumnya. Melainkan pegawai PT Marga Solusi Prima,” beber Hanung, Selasa (5/10).

Baca Juga:   Komnas PA Ingin Pelaku Dihukum Kebiri

“Hutama Karya turut berbelasungkawa atas meninggalnya korban serta meminta maaf atas  ketidak nyamanan yang timbul. Hutama Karya menghimbau kepada seluruh pengguna jalan  agar dapat mematuhi ketentuan dan tata tertib yang berlaku di jalan tol, berkendara di kecepatan  maksimal 80 km/jam, mengecek kondisi kendaraan sebelum mengemudi, memastikan berkendara dalam kondisi prima dan tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk, serta selalu  setuju bahwa keselamatan adalah nomor satu,” tulis pihak HK dalam keterangan resminya.(rma/rls/wdi)




  • Bagikan