Lambar Waspadai Covid-19 Varian MU

  • Bagikan
ilustrasi dok eurowildlife.org

RADARLAMPUNG.CO.ID–Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Barat mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) varian MU atau atau B1621. Kedatangan masyarakat khususnya dari luar negeri seperti kepulangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) harus dilakukan pengawasan dengan baik, sehingga penyebarannya bisa dicegah.

Kepala Dinkes Lambar dr. Widyatmoko Kurniawan, Sp.B., mengatakan, meski saat ini varian Mu belum terdeteksi di bumi beguai jejama sai betik tersebut, hanya saja masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan masuknya virus varian MU tersebut, dengan tetap menerapkan prokes secara ketat.


”Jangan pula merasa takut yang berlebihan dengan munculnya varian baru tersebut. Fokus kita adalah bagaimana agar tidak terpapar dari varian virus Corona tersebut, yakni dengan menerapkan Prokes secara ketat,” ungkap Wawan, sapaan akrabnya.

Baca Juga:   Vaksinasi Dosis Pertama di Lampung: Metro Tertinggi, Pesisir Barat Terendah

Dijelaskan, Varian Mu adalah mutasi dari virus corona lainnya, yang mungkin memiliki konsentrasi berbeda dari varian lainnya, pihak WHO (World Health Organization) kembali memantau varian baru dari virus corona ini dan telah ditambahkan dalam daftar pantauan WHO sejak 30 Agustus 2021 lalu, dan menjadi varian keempat yang menjadi perhatian khusus WHO, setelah kemunculan varian Alpha, Beta, dan Delta.

”Virus varian Mu merupakan varian kelima Covid-19. Menurut WHO Varian Mu memiliki tingkat resiko penyebaran yang tergolong rendah, hanya saja varian ini memiliki sejumlah mutasi yang Menunjukkan dia bisa lebih tahan terhadap vaksin, sehingga harus tetap kita waspadai, jangan sampai terjadi penularan,” kata dia.

Baca Juga:   Polresta Bandarlampung Amankan Empat Polisi Gadungan Perampas Mobil di Lapangan Enggal

Salah satu upaya dalam mencegah agar penyebaran covid-19 varian tersebut tidak terjadi, kata dia, yakni dengan menngkatkan pengawasan, khususnya kedatangan TKI dari luar negeri. Dalam upaya pencegahan ini aparatur pemerintahan pekon selaku tentunya menjadi pihak yang paling sangat diharapkan dalam mengawasi wilayahnya.

”Keluar masuknya warga khususnya yang baru datang dari luar negeri, tentunya harus diwaspadai, baiknya aparat pekon langsung mengarahkan kepada warga yang baru datang dimaksud untuk melakukan isolasi kemudian melaporkan kepada puskesmas terdekat untuk dilakukan pemeriksaan, sehingga penyebaran Covid-19 varian MU bisa dicegah,”pungkasnya. (nop/rnn/wdi)




  • Bagikan