Lambat Update, Lambar Masih Zona Oranye

  • Bagikan
Bupati Lambar Parosil Mabsus bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin memimpin rapat evaluasi Satgas Penanganan Covid-19 Lambar di aula Dinas Kesehatan, Kamis (9/9). FOTO NOPRIADI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Lampung Barat Parosil Mabsus memastikan bahwa siswa yang terkonfirmasi Covid-19 merupakan kluster keluarga.

Ia juga mengaku telah mendapatkan teguran dari Pemprov Lampung terkait zona oranye penyebaran Covid-19 yang masih disandang kabupaten itu.


Hal tersebut disampaikan Parosil saat memimpin rapat evaluasi kerja pencegahan dan penanganan Covid-19 dan PPKM level 3 di aula Dinas Kesehatan Lambar, Kamis (9/9).

“Pak bupati mendapat teguran dari Pemerintah Provinsi terkait zona kita yang masih oranye. Padahal hemat satgas, sudah masuk di zona kuning. Setelah dipelajari, banyak kasus bulan Agustus baru dilaporkan di September,” kata Parosil.

Karena itu, lanjut Parosil, harus ada yang dievaluasi. Utamanya apabila ada sumbatan komunikasi dan informasi.

Baca Juga:   Dua Remaja Tenggelam di Way Sekampung

Puskesmas harus memberikan informasi lebih cepat dan aktif. Termasuk update laporan, harus dilakukan segera. Jangan sampai kejadian minggu lalu baru dilaporkan minggu ini.

“Penanganan Covid-19 kita terbaik di Lampung dan itu diakui pemerintah pusat. Tapi kok zona kita tidak sinkron. Maka ini harus menjadi perhatian untuk segera ditindaklanjuti. Walaupun fakta di lapangan, kasus sudah rendah,” tegas Parosil.




  • Bagikan