Lampung Bangun Perpusda Modern, Mei di Soft Launching

  • Bagikan
Perpusda Modern Lampung yang terletak di jalan Z. A Pagar Alam, Labuhan Ratu, Bandarlampung malsih dalam proses pembangunan. Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung tengah membangun Perpustakaan Daerah (Perpusda) Modern. Bangunan megah itu, digadang-gadangkan akan menjadi Perpusda terbaik di Indonesia, selain perpustakaan nasional.

Perpusda Modern mulai dibangun sejak Agustus 2018 dan akan dilakukan soft launching Mei 2019. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Ir. Ferynia kepada radarlampung.co.id, Kamis (10/1).

Ferynia mengatakan, bangunan Perpusa ini berbentuk elips-elips bak bunga kopi, bila dilihat dari udara. Terdiri dari 4 gedung, untuk 1 gedungnya dibangun lima lantai yang terhubung ke setiap gedung

Adapun fasilitas ruangan akan dibagi-bagi, yakni untuk gedung sebelah kiri akan ada ruangan perpustakaan disabilitas dan anak-anak. Sementara bagian kanan ruangan anak dijadikan tempat gerai UKM, ATM, kafe, bioskop umum dan bioskop 6 dimensi untuk kapasitas 18 orang.

Baca Juga:   Ketua Pokdarkamtibmas Tubaba Usul Tandai Rumah Warga Isoman

Tak hanya itu, untuk lantai dua akan digunakan sebagai perpustakaan umum, yang dikonsep tidak bersifat ‘dingin’, namun masif dan monoton, seperti perpustaan daerah saat ini, antara kursi dan rak buku benar-benar terpisah.

“Konsepnya itu biar pengunjung nyaman, bahkan perpusda ini akan dibagi dua sift, sift pagi jam 06.00 – 16.00 WIB dan sift malam 16.01 – 24.00 WIB sehingga berkatifitas hampir selama 24 jam. Buka lagi besoknya jam 07.30 WIB,” terangnya.

Selain itu, gedung modern ini pula akan, dilengkapi ruang diskusi dan belajar yang dilengkapi wifi super kencang. Sehingga, koleksi buku yang dimiliki perpusda modern dapat dijadikan sebagai rujukan dan riset bagi komunitas bisnis dan UKM.

Baca Juga:   Vaksinasi Covid-19 Bagi Masyarakat Umum di Tanggamus Tunggu Kiriman Stok Vaksin

“Jadi buku-bukunya nanti bisa dijadikan sebagai sumber diskusi, sehingga bagi komunitas UKM bisa menjadi rujukan pengembangan usaha mereka atau juga bisa bagi komunitas pertanian,” katanya lagi.

Bangunan yang dibangun di atas tanah seluas 24.000 meter persegi ini pada bagian outdornya, akan dilengkapi parkiran luas dan taman atau pekarangan. “Dengan berdirinya perpustakaan modern tersebut, perputakaan daerah secara otomatis akan berpindah,” tandasnya. (apr/kyd)




  • Bagikan