Lampung Siapkan Pelaksanaan Tatap Muka KBM Juli 2021

  • Bagikan
Kepala sekolah SMPN 1 Bandarlampung Tri Priyono saat di suntik Vaksin di SMPN 1 Bandarlampung, Jumat (5/3). Foto M. Tegar Mujahid/ Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID-Pelaksanaan tatap muka pembelajaran yang ditarget Presiden RI, Joko Widodo pada Juli 2021 mendatang mulai dipersiapkan di Lampung. Salah satunya dengan vaksinasi guru.

Pelaksanaan vaksinasi guru ini masih berlangsung di Kota Bandarlampung, salahsatunya pelaksanaan vaksin di Kecamatan Enggal, pada Jumat (5/3). Ratusan guru tingkat SMP di Kecamatan Enggal melakukan vaksinasi.


Dalam persiapan ini, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Sulpakar juga mengungkapkan kesiapan Tatap muka ditingkat satuan pendidikan telah siap. “Hanya kebijakan yang izin dari pemerintah daerah hingga saat ini bervariatif, ada yang sudah mengizinkan seperti Tuba, Lambar, Mesuji, insyaallah kabupaten lainnya menyusul, ini didaerah yang tidak ada penyebaran Covid-19,” beber Sulpakar Jumat (5/3).

Dia melanjutkan, setiap daerah boleh mengeluarkan izin pembelajaran tatap muka tanpa melihat zona baik merah, oranye, kuning, atau hijau dalam penyebaran virus. Bahkan diperbolehkan kalau satu kabupaten/kota yang tidak ada penyebaran virus boleh seluruhnya, kalau ada yang tidak ada virusnya ada yang ada maka yang tidak ada boleh mengeluarkan izin.

Baca Juga:   Selamat! Shine Rahma Dilla, Siswi SMAN 14 Bandarlampung Raih Juara I KOMBANAS Provinsi Lampung Maju ke Tingkat Nasional

“Maka izinnya per desa atau kecamatan yang tidak ada penyebaran virus Covid-19. Saya yakin atas intruksi presiden Juli bisa tatap muka pembelajaran, apalagi skrg vaksin, dan setelah pejabat ini guru juga divaksin dan Masyarakat umum juga di vaksin,” tambahnya.

Sementara pelaksanaan vsksinasi ditingkat SMP masih terus berlanjut. Kepala SMPN 1 Bandarlampung Tri Priyono menyambut gembira atas gerakan vaksin ini, agar GTK (guru dan tenaga kependidikan) di SMPN 1 Bandarlampung siap untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka setelah nanti Pemkot Balam menetapkan Bandarlampung sebagai zona hijau.

“Semoga pelaksanaan nya berjalan dengan baik. Dan apa yang dibayangkan selama ini bahwa ketika di vaksin ada hal-hal yang membahayakan ternyata tidak. Jadi tidak ada rasa apa-apa, wajar lah ya disuntik. Pas disuntik tadi agak terkejut sedikit, wajarlah itu manusiawi. Kalau pegel2 enggak sih, kan jarumnya kecil,” jelasnya.

Baca Juga:   Ciptakan Mahasiswa Generasi Unggul Teknokrat, Brigif 4 Marinir Bekali Pendidikan Bela Negara

Ditambahkan Guru Bahasa Inggris SMPN 1 Bandarlampung, Agus Bambang Hariyanto menceritakan dirinya yang sedikit tegang saat menjalani vaksinasi.

“Sejak kemarin ,sudah mikirin di vaksin. Bagaimana nanti saat di vaksin itu, namun demikian begitu pendaftaran, screening dan dinyatakan sehat dan masuk ke meja vaksinasinya agak grogi sedikit. Tapi saat disuntikan tidak ada rasa apa-apa, hanya anyes, dingin. Katanya ada pegal, ya ada sedikit sekali tapi tidak terlalu signifikan,” jelas nya. (rma/wdi)




  • Bagikan