Lampung Tahan Defisit Neraca Perdagangan Nasional

  • Bagikan
Kepala BPS Lampung Yeane Irmaningrum merilis data penduduk miskin Lampung di kantornya, Selasa (15/1). Foto Elga Puranti/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Neraca Perdagangan Luar Negeri Provinsi Lampung bulan Desember 2018 mengalami surplus sebesar USD 67,56 juta. Hal ini disebabkan nilai ekspor Lampung lebih tinggi dari impor pada akhir tahun tersebut.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung Yeane Irmaningrum mengungkapkan, secara nasional Neraca Perdagangan di bulan Desember 2018 mengalami defisit. Sebaliknya, provinsi Lampung justru surplus.

“Artinya provinsi Lampung telah menahan defisit lebih melebar di tingkat nasional. Sepanjang 2018 meraca perdagangan Lampung mengalami surplus dan Lampung telah cukup siginifikan menahan defisit secara nasional menjadi tidak lebih tinggi,” kata Yeane di kantornya, Selasa (15/1).

Ia memaparkan, nilai total ekspor Lampung Desember 2018 mencapai USD 256,23 juta. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar USD 19,48 juta atau naik 8,23 persen, dibandingkan ekspor November 2018 yang tercatat USD 236,75 juta.

Baca Juga:   Tujuh Daerah di Lampung Ini Berstatus Zona Merah Covid-19

“Namun jika dibandingkan dengan Desember 2017 yang tercatat USD 285,29. Nilai ekspor Desember 2018 mengalami penurunan sebesar USD 29,05 juta atau turun 10,18 persen,” terangnya.

Sedangkan, nilai impor Lampung Desember 2018 mencapai USD 188,67 juta. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar USD 157,41 juta atau turun 45,48 persen dibanding November 2018 yang tercatat USD 346,08 juta.

“Nilai impor Desember 2018 tersebut, masih lebih rendah Usd 40,53 juta atau turun 17,68 persen jika dibanding Desember 2017, yang tercatat USD 229,20 juta,” tandasnya. (ega/kyd)




  • Bagikan