Lampung Urung Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Ini Alasannya

  • Bagikan
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memimpin rapat evaluasi PPKM Mikro, Jumat (6/8). Foto-Foto dok Diskominfotik Lampung

RADARLAMPUNG.CO.ID-Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan teknologi, Nadiem Makarim menyebut beberapa daerah di Lampung harusnya sudah menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) namun urung dilakukan.

Hal itu diungkapkan Nadiem dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi X DPR RI yang disiarkan akun YouTube DPR, Senin (23/8). Nadiem menyebut daerah tersebut sudah siap menggelar PTM namun urung melaksanakan.


“Ada Kepulauan Riau, ini mohon dukungannya, Jawa Tengah, Sulawesi Utara, Pemkot Serang, Pemprov Gorontalo, Pemkab Lampung Tengah, Pemkab Tanggamus, Pemkab Lampung Utara, Pemkab Waykanan, Pemkab Pesawaran, Pemkab Tulang Bawang, dan Pemkab Mesuji. Ini beberapa daerah yang secara eksplisit dilarang oleh pemdanya. Jadi, bapak-ibu, tolong dukungannya untuk mensosialisasikan ini agar ini segera dilakukan,” beber Nadiem.

Baca Juga:   Lampung Juara Umum Teknologi Tepat Guna Nasional, Mendes PDT Serahkan Penghargaan kepada Gubernur

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyatakan, PTM bukan dilarang. Namun, hampir seluruh daerah di Lampung sebelumnya ber zona merah Covid-19. Baru pada 17 Agustus lalu, zona merah hanya menyisakan Kota Metro. Sementara 14 kabupaten/kota lainnya zona oranye Covid-19.

“Bukan tidak boleh, tapi Lampung baru saja baru beberapa hari lalu 14 kabupaten/kota selesai zona merah. Bukan tidak boleh sekolah,” ungkap Arinal di RSIA Belleza, Selasa (24/8).

Di tambahkan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Sulpakar, memang kondisi Provinsi Lampung sebelumnya dikepung zona merah. Hal ini membuat pelaksanaan PTM urung juga dapat digelar.

“Jadi seluruh kabupaten/kota di Lampung memang belum melaksanakan PTM. Hal ini mengingat baru beberapa hari saja kita keluar dari zona merah,” beber Sulpakar.

Baca Juga:   Empat Pekon di Wonosobo Terendam

Selain itu, masih ada tenaga pendidik dan kependidikan yang belum menerima vaksin Covid-19. Oleh karena itu, dengan bersama-sama bergandeng tangan, bersama dengan Dinkes akan segera menuntaskan vaksin supaya PTM bisa berjalan secara normal dan menyeluruh.

“Karena untuk vaksinasi tenaga pendidik dan kependidikan kalau data kami masih ada catatan hampir 14 ribu belum di vaksin. Tetapi Rabu kita datanya akan masuk semua, dan segera Koordinasi dengan Dinas Kesehatan agar bisa diselesaikan semua,” lanjutnya.

Meskipun, sebenarnya kondisi sekolah di Lampung seluruhnya siap untuk menggelar PTM.  “Kita sudah siap, hanya karena memabg baru keluar dari zonaa merah ya. Kita akan rapatkan juga jumat besok,” tambahnya. (rma/wdi)




  • Bagikan