Lampura Geger, Keberadaan Wabup Tak Terlacak

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Keberadaan Wakil Bupati (Wabup) Lampung Utara (Lampura) Sri Widodo dipertanyakan elemen masyarakat. Pasalnya, beberapa pekan terakhir orang nomor dua di lingkungan pemerintah setempat, tidak masuk kerja.

Bahkan, ruang tempat Wabup mengantor tampak lenggang dan nyaris tanpa ada aktivitas.

Dari knformasi yang dihimpun Radar Lampung, Sri Widodo jarang mengantor sejak jabatannya sebagai Plt. Bupati Lampura dicabut. Hanya sesekali saja mengantor, dan itupun terlihat masuk atau sekedar berada di kantornya hanya sejenak.

Melihat kondisi tersebut, Ketua DPC Pospera Kabupaten Lampura Zuaini Adami angkat bicara. Pihaknya sangat menyayangkan hal tersebut. Selain itu, meminta Bupati Lampura Agung Ilmu Mangkunegara tegas dalam menyikapi Wabup yang jarang mengantor.

“Bupati harus tegas. Masyarakat kini mempertanyakan keberadaan Wabup Lampura yang tidak ngantor. Kalau dibiarkan saja, kedepan tentu ada gejolak  di tengah-tengah masyarakat,” kata Zuaini Adami.

Baca Juga:   Kejari Lamsel Cek RSUD Bob Bazar, Tiga Obat Covid-19 Langka

Menurutnya, riak di bawah beberapa permasalah baik secara dinas dan pribadi kerap menyeret nama Wabup Lampura. Salah satunya dengan beberapa kontraktor. “Namun ada juga yang menyebutkan bahwa Wabup saat ini tengah sakit,” kata dia.

Kendati demikian, masyarakat Lampura saat ini mempertanyakan keberadaan Wabup yang tidak pernah terlihat sosoknya, baik di tengah-tengah masyarakat maupun kedinasan. Padahal, lanjutnya, menjabat orang nomor dua di Kabupaten Lampura seharusnya dapat memberi contoh teladan bagi bawahannya, khususnya para ASN dan masyarakat luas.

“Saat ini, sejumlah elemen masyarakat ketika ingin berjumpa Wabup tidak bisa. Hal itu dikarnakan beliau tidak berada di tempat. Jadi saya pribadi mempertanyakan pertanggungjawabannya sebagai abdi masyarkat itu seperti apa?,” herannya.

“Terakhir beliau (Sri Widodo, Red) terlihat berada di ruangan sekitar tiga pekan lalu. Tidak lama berselang, meninggalkan kantor dan hingga kini sudah tidak mengantor lagi. Ini ada apa?,” tanyanya.

Baca Juga:   Ratusan Warga Geruduk Gerai Vaksinasi Pizza Hut

Pihaknya juga, mempertanyakan  keberadaan sejumlah kendaraan dinas yang biasa bersama Wabup yang tidak  berada di tempat. “Randis yang biasa bersama Wabup sekitar sebanyak empat unit. Saat ini, tidak terlihat berada di ruamah dinas. Untuk itu, saya berharap kepada Bupati Lampura agar bersedia mengapelkan seluruh randis tersebut,” pintanya.

Salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Kotabumi Burhan Nudin mengatakan, masyarakat pun banyak yang bertanya-tanya keberadaan wabup. Sebab, pada beberapa kesempatan tidak pernah terlihat, pascapengalihan tugas Plt. Bupati Lampura.

“Kami masyarakat bingung, pascadialihkan itu tidak pernah terlihat lagi. Apalagi rumah kediaman tidak pernah ditunggu, padahal gaji dan segala tunjangannya dibiayai uang rakyat. Bagaimana kalau begini pertanggung jawaban jabatannya,” keluh pria paruh baya itu.




  • Bagikan