Lamtim Komitmen Perangi Stunting

  • Bagikan
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Lampung Timur Nur Syamsu menandatangani pencanangan pencegahan stunting. FOTO HUMAS PEMKAB LAMPUNG TIMUR

radarlampung.co.id – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur terus berupaya mengatasi masalah stunting. Itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Lampung Timut Nur Syamsu saat membuka Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Desa Pakuanaji, Kecamatan Sukadana, Sabtu (15/11).

Menurut Nur Syamsu, masih ada 10 desa di Lamtim yang memiliki masalah stunting. “Pemkab Lamtim akan selalu  berupaya mengentaskan stunting,” kata Nur Syamsu mewakili Bupati Lamtim Zaiful Bokhari.

Nur melanjutkan, isu stunting saat ini menjadi hal serius untuk diantisipasi bersama. Sebab stunting akan berakibat dengan menurunnya kualitas SDM generasi penerus bangsa.

Stunting sendiri adalah permasalahan gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam rentang yang cukup waktu lama. Umumnya disebabkan asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi.

Baca Juga:   Tiga Hari Terkonfirmasi Covid-19 di Lambar Tambah 40 Kasus

”Penurunan stunting memerlukan intervensi yang terpadu. Antara lain mencakup intervensi gizi spesifik dan gizi sensitive,” tegasnya.

Langkah-langkah yang telah dilakukan yaitu pemberian makanan tambahan pada balita dan ibu hamil, pemberian tablet tambah darah untuk ibu hamil, penyuluhan asi ekslusif 0-6 bulan tanpa makanan tambahan.

Sementara dalam kegiatan Germas tersebut, dilakukan  penandatanganan komitmen bersama penurunan stunting, Open Defecation Free (ODF) dan pengurangan sampah plastik serta santunan untuk yatim piatu. (wid/ais)




  • Bagikan