Lapas Tangerang Kebakaran, Ini Instruksi Kanwil Kemenkumham Lampung untuk Lapas dan Rutan

  • Bagikan
Kadivpas Kanwil Kemenkumham Lampung Farid Djunaedi. FOTO ANGGRI SASTRIADI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Mengantisipasi adanya kebakaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) seperti di Tangerang, Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Lampung melakukan gerak cepat. Dimana melalui Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Farid Junaidi  menginstruksikan pemeriksaan instalasi listrik di seluruh lapas dan rutan yang ada di Bumi Sai Ruwa Jurai itu.

“Saya instruksikan pengontrolan dikamar hunian juga dengan meningkatkan salam pemasyarakat. Saya instruksikan deteksi dini gangguan kamtib termasuk kelayakan gedung dan instalasi  listrik terutama lapas dan rutan yang usia bangunan sudah puluhan tahun,” katanya, Rabu (8/9).


“Ganti kabel secara berkala untuk menghindari korsleting. Lakukan salam pemasyarakatan secara rutin dengan menyambangi kamar hunian, jadi bisa langsung kontrol jika pemasangan instalasi diluar ketentuan,” tambahnya.
Lanjut Farid, untuk lapas dan rutan sediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang dimiliki agar dipastikan ditempatkan dititik yang telah ditentukan. “Untuk APAR agar ditempatkan dititik-titik yang telah ditentukan, di perkantoran dan blok hunian dengan tujuan jika diperlukan posisi siap pakai,” kata dia.

Baca Juga:   Berhembus Kabar Kepala Diskes Bandarlampung Dicopot

Kadivpas Lampung ini juga memerintahkan agar melakukan pelatihan pemadam kebakaran kepada petugas secara berkala, bekerjasama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Pemda setempat. “Adakan pelatihan dan simulasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran setempat, untuk meningkatkan keterampilan petugas jika ada kebakaran di lapas dan rutan semua bisa segera teratasi,” ucapnya.

Sementara itu, Plt. Kakanwil Kemenkumham Lampung, Iwan Santoso menegaskan bahwa agar pelaksanaan penertiban dan pergantian instalasi listrik yang sudah tidak layak menjadia perhatian khusus jajaran lapas dan rutan Lampung. “Periksa secara berkala dan lakukan pergantian bila ditemukan kabel sudah tidak layak pakai. Agar ini menjadi atensi kita bersama, dan kita terhindar dari musibah kebakaran,” pungkasnya. (ang/wdi)




  • Bagikan