Lapor ! Kerusakan Bendungan Sungai Way Ngarip Makin Parah

  • Bagikan
Kondisi Bendungan Way Ngarip yang rusak akibat banjir beberapa tahun lalu. Dinas PUPR Tanggamus akan kembali mengajukan usulan perbaikan ke provinsi. FOTO RNN

RADARLAMPUNG.CO.ID – Bendungan Sungai Way Ngarip yang terletak di Kecamatan Wonosobo merupakan salah satu bendungan terbesar di Kabupaten Tanggamus.

Bendungan yang berpusat di Pekon Balak itu menjadi salah satu sumber air pemasok irigasi untuk mengairi ribuan hektare areal persawahan yang ada di wilayah Kecamatan Wonosobo.


Namun, empat tahun lalu bendungan tersebut rusak akibat diterjang banjir. Saat ini kerusakan bendungan makin parah karena tidak kunjung diperbaiki.

“Empat tahun lalu terjadi banjir bandang. Bebatuan dan kayu-kayu berukuran besar hanyut terbawa banjir dan menghantam bendungan sehingga bendunganya rusak,” kata Surahman, salah seorang warga setempat.

Menurutnya, kerusakan bendungan itu cukup parah. Dimana, pada bagian bawah bendungan sudah hancur total. Selain itu, pada bagian tengah bendungan juga sudah rusak. Ditambah lagi dengan kecilnya debit air sungai jika di musim kemarau.

Baca Juga:   Harga Pakan Melambung, Peternak Ayam Nglurug ke Pemprov Lampung

“Kalau sekarang pasokan airnya cukup, tapi kalau kemarau pasokan air ke irigasi kecil,” ujar Surahman.
Selain bendungan Way Ngarip, kerusakan juga terjadi pada bendungan Ayong yang juga berada di aliran sungai Way Ngarip.

Bendungan yang berada di Pekon Padangratu, Kecamatan Wonosobo itu juga rusak akibat diterjang banjir pada 2018 lalu. Akibatnya, pasokan air ke irigasi terhambat. “Irigasinya juga sekarang sudah rusak kena banjir, jadi pasokan air kurang optimal,” kata Bahri, warga setempat.

Bahri juga berharap agar Pemerintah Kabupaten Tanggamus maupun Provinsi Lampung dapat segera memperbaiki dua bendungan tersebut. “Karena jika terus dibiarkan lama-kelamaan produktivitas padi di wilayah Kecamatan Wonosobo akan terus menurun,”pungkas Bahri (rnn/ehl/wdi)




  • Bagikan