Lapor Pak ! Longsor Bikin Jalan di Lampura Ini Terancam Putus

  • Bagikan
Jalan penghubung antara Desa Ogan campang Kecamatan Abung Pekurun Kabupaten Lampung Utara(Lampura) dengan Kampung (Desa) Lingga Pura Kecamatan Selagai Lingga Kabupaten Lampung Tengah(Lamteng) terancam longsor. Foto dok radar kotabumi

RADARLAMPUNG.CO.ID-Jalan penghubung antara Desa Ogan campang Kecamatan Abung Pekurun Kabupaten Lampung Utara(Lampura) dengan Kampung (Desa) Lingga Pura Kecamatan Selagai Lingga Kabupaten Lampung Tengah(Lamteng) terancam longsor. Pasalnya salah satu sisi jalan di wilayah itu mulai tergerus air hujan yang turun akhir -akhir ini.

Penjabat(Pj) Kades Ogancampang Kecamatan Abungpekurun Ibrohim mengatakan, jika longsor terjadi pasca terjadi hujan deras dua bulan lalu.”Kita khawatir bila terus dibiarkan akan terjadi bencana lebih besar. Mengingat lokasi tersebut bersebelahan dengan jalan penghubung antara desa ogancampang kecamatan Abungpekurun Lampura dengan Kampung (Desa) Linggapura Kecamatan Selagai Lingga Lamteng,”ujarnya.


Karenanya dia berharap agar lokasi longsor tersebut dapat segera diatasi, agar tidak melebar ke jalan yang merupakan akses masyarakat daerah setempat ke pasaran Lingga Pura(Simpang Jeruk) yang menjadi sumber perekonomian masyarakat.

Baca Juga:   Lada Hitam Lampura Dilirik 20 Negara

“Kita akan pertimbangkan perbaikan melalui dana desa. Tapi mengingat besarnya biaya yang harus dikeluarkan, kita berharap bantuan dari Pemkab Lampura melalui dinas PUPR Setempat,”katanya.

Pendamping Desa Kecamatan Abung Pekurun Ahyat, S.Kom menjelaskan, anggaran dana desa jumlahnya terbatas. Terlebih saat ini dalam kondisi pandemi covid 19, sehingga sangat sulit untuk dialokasikan untuk kegiatan fisik dalam penanganan longsor tersebut. Pihaknya berharap pemerintah daerah dapat mengakomodir keluhan masyarakat tersebut.

“Ya persoalan ini coba kita selesaikan bersama. Namun, keterbatasan anggaran dana desa menjadi kendala, terlebih dimasa pandemi covid 19 saat ini,”katanya.

Kepala Dinas PUPR Lampura Syarizal Adhar dan Sekretaris PUPR Rohim Fauzi sendiri masih belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini. (rid/rnn/wdi)




  • Bagikan