Lapor, Sudah 151 Warga Lamtim Terserang DBD

  • Bagikan

radarlampung.co.id-Kasus demam berdarah dangue (DBD) di Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) terus meningkat.

Bila sebelumnya, tercatat 113 warga yang terserang DBD. Kini, warga yang terserang penyakit DBD  sudah 151 orang. Ratusan penderita DDBD tersebut tersebar di 22 kecamatan.


Plt.Kepala Dinas Kesehatan Lampung Timur Syamsurirjal menjelaskan,  dari 24 kecamatan yang ada di Lamtim, hanya Bumi Agung dan Metrokibang yang masih aman dari serangan DBD. Sementara, 22 kecamatan lainnya sudah terserang.

Dijelaskan, dari 22 kecamatan yang terserang tersebut, paling banyak kasus DBD terjadi di Pasirsakti yang mencapai 31 orang dari sebelumnya 8.

“Dari hasil pengamatan di lapangan di wilayah Pasirsakti memang banyak genangan air. Terutama di perumahan yang berdekatan areal tambak udang,” katanya senin (4/2).

Menurutnya, di wilayah tersebut banyak box (kotak) benur yang terbuat dari styrofoam. Kotak-kotak itu dibiarkan terbuka dan terisi air. Sehingga potensial menjadi sarang nyamuk.

“Kami telah menghimbau warga agar menguras atau menutup box tersebut agar tidak menjadi sarang nyamuk,” jelas Syamsurijal didampingi Kabid Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Sartono.

Upaya lain, Diskes juga telah melakukan fogging focus di seputaran rumah warga yang terserang.

Sebenarnya imbuh Syamsurijal, cara paling efektif untuk mencegah penyebaran DBD adalah melalui pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Karenanya, Syamsurijal kembali menghimbau warga agar melakukan 3 M. “Yakni menutup, menguras dan mengubur tempat-tempat yang potensial menjadi sarang nyamuk,” katanya. (wid/wdi)




  • Bagikan