Larangan Mudik Diterapkan, Kapolda Lampung : Ini Operasi Kemanusiaan

  • Bagikan
Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno, Walikota Bandarlampung Eva Dwiana dan forkopimda provinsi Lampung saat meninjau pasukan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2021 di Lapangan Enggal, Bandarlampung, Rabu (5/5). Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Polda Lampung bersama jajaran Forkopimda melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2021 di Lapangan Enggal, Bandarlampung, Rabu (5/5).

Dalam apel gelar pasukan itu, Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno menjelaskan apabila pihaknya sangat serius dalam melakukan pelarangan mudik ini. Itu dikarenakan pihaknya sudah mendirikan dan menyiapkan 9 lokasi pos penyekatan di Lampung. “Sembilan pos penyekatan itu tentunya sudah jadi kesepakatan para pimpinan daerah. Ini merupakan operasi kemanusiaan,” kata jenderal bintang dua ini.

Hendro menambahkan, apabila dirinya menghimbau kepada masyarakat agar jangan mudik dulu. “Intinya kalau sayang sama keluarga jangan mudik dulu. Ini tentunya untuk mencegah penularan Covid-19,” katanya.

Baca Juga:   Mantan Bupati Lamteng Sampaikan Pledoi, Berharap Dapat Keadilan

Selain melakukan penyekatan pihak Polda Lampung juga akan mendirikan sejumlah pos pengamanan di tempat-tempat wisata. Hal itu merujuk pada Adapun surat telegram itu nomor STR/336/IV/PAM.3.2./2021 yang ditandatangani Asops Kapolri Irjen Imam Sugianto tanggal 30 April 2021.

“Kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan Forkopimda. Sudah dirumuskan untuk pengamanan ini. Tentunya agar melakukan penegakan protokol kesehatan ketat. Pos-pos ini lah nantinya untuk memantaunya,” kata dia.

Tak hanya itu saja, terkait kriminalitas pihaknya akan memprioritaskannya. “Jelang hari raya itu (Kriminalitas) akan naik. Jadi terus akan kita tingkatkan pengamanannya,” ungkap dia.

Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay mengatakan, apel gelar pasukan menandai operasi Ketupat Krakatau telah dimulai selama 12 hari mendatang. “Ya intinya berkaitan pengamanan di hari raya. Ini tentunya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Terutama umat muslim,” katanya.

Baca Juga:   Lurah Waygubak Angkat Bicara, Terkait Ijin dan Kejelasan Lahan

Ia pun menambahkan, dalam ops ketupat krakatau ini melibatkan 2.346 personil yang terdiri dari 235 personil Polda dan 2.111 polres jajaran. “Dan ada 80 pos yang didirikan, 9 pos penyekatan, 1 pos terpadu, 9 pos pelayanan, 61 pos pengamanan,” bebernya.

Untuk itu dirinya pun menghimbau agar masyarakat bersama forkompinda dan TNI Polri menghimbau salat idul fitri di rumah. “Himbauan larangan salat ini seluruh Lampung ini kesepakatan bersama dituangkan dalam instruksi,” pungkasnya. (ang/wdi)



  • Bagikan