Lebaran Kedua, 590 Unit Kendaraan Diputar Balik

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Hari kedua perayaan Idul Fitri dan juga pelarangan mudik, Polda Lampung telah melakukan pemeriksaan sebanyak 29.801 unit kendaraan.

Kabid Humas Polda Lampung yang juga selaku Kasatgas Banops Ops Ketupat Krakatau 2021, Zahwani Pandra Arsyad menuturkan, di sembilan pos penyekatan kendaraan yang diputar balik, per tanggal 13 Mei 2021 ada sekitar 590 unit.

“Untuk pelaksanaan rapid test antigen secara random sebanyak 1.178 orang. Dengan hasil negatif sebanyak 1.175 orang sedangkan yang positif sebanyak 3 orang, untuk penindakan pelanggaran travel gelap berupa tilang sebanyak 87 tilang dan membagikan masker kepada masyarakat sebanyak 473 buah,” katanya, Jumat (14/5).

Pandra menambahkan, untuk lakalantas per tanggal 12 Mei 2021 sebanyak 21 kejadian. “Apabila dibandingkan pada H-7 lalu sebanyak 7 kejadian. Sedangkan dibandingkan H-6 ada 5 kejadian. Setidaknya ada kenaikan 40 persen. Dengan korban jiwa 8 orang. Luka berat 9 orang,” kata dia.

Baca Juga:   Lampung Terima 530 Vial Vaksin Astra Zeneca

“Lalu untuk luka ringan sebanyak 16 orang. Dengan kerugian material sebesar Rp82 juta,” tambahnya.

Untuk perbandingan data arus naik dari Merak (mudik) dan arus naik dari Bakauheni (balik) angkutan Lebaran tahun 2021, sambung Pandra, dari Merak per tanggal (6/5) sampai (12/5), kapal yang operasi sebanyak 338 unit, pejalan kaki sebanyak 15.704 orang.

“Untuk yang berada didalam kendaraan sebanyak 2.803.061 orang, kendaraan roda dua sebanyak 15.506 unit, kendaraan roda empat sebanyak 33.569 unit, bus sebanyak 2.238 unit, truk atau kendaraan besar sebanyak 35.921 unit,” jelasnya.

Sedangkan dari Bakauheni per tanggal (6/5) sampai (12/5), kapal yang operasi sebanyak 356 unit, pejalan kaki sebanyak 5.544 orang, yang berada didalam kendaraan sebanyak 167.695 orang, kendaraan roda dua sebanyak 2.657 unit, kendaraan roda empat sebanyak 20.436 unit.

Baca Juga:   Rapid Tes Antigen, 19 Pegawai Pemkab Tanggamus Reaktif, Salah Satunya Kepala OPD

“Dan untuk bus sebanyak 2.113 unit, truk atau kendaraan besar sebanyak 31.706 unit,” pungkasnya. (ang/yud)



  • Bagikan