Lemhanas ke Lampung, Bawa Misi Perkuat Poros Maritim Dunia

  • Bagikan
Suasana FGD terkait Poros Maritim Dunia yang dilaksanakan Lemhanas RI di Mapolda Lampung, Selasa (12/3). FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI menggelar Focus Group Discussion (FGD) kajian jangka panjang di Graha Wiyono Siregar (GWS) Polda Lampung, Selasa (12/3). Kajian berisi tentang pengembangan kekuatan pertahanan negara dalam konteks poros maritim dunia guna kepentingan nasional.

Kegiatan yang dihadiri tenaga pengajar dan pengkaji Lemhannas RI Laksda TNI Riyadi Syahardani dengan moderator Marsma Agus Radar Sucahyo itu menghadirkan tiga pemapar materi. Yaitu Danrem 043/Gatam Kolonel Inf Taufik Hanafi, Danbrigif 4 Marinir/BS Ahmad Fajar, Irwasda Polda Lampung Kombes Pol Rudi Siswanto, dan Guru Besar Hukum Unila Prof. Heriyandi.


Laksda TNI Riyadi Syahardani menjelaskan, pengembangan kekuatan pertahanan negara dalam konteks poros maritim dunia guna kepentingan nasional sangat penting bagi sebuah daerah.

“Nah, untuk itulah Lemhanas ingin mengetahui bagaimana perkembangan Lampung dalam mendukung poros maritim ini. Karena memang kebetulan Lampung juga termasuk di lintasan tol laut,” ujarnya.

Baca Juga:   Ayah Tipu Anak Tiri Rp1 M Berujung Penjara

Dirinya pun menambahkan, syarat agar sebuah daerah bisa memenuhi dan mendukung poros maritim dunia adalah harus mempunyai kekuatan pertahanan. “Di Lampung ini tidak perlu banyak yang harus dilengkapi, dikarenakan sudah ada wacana membangun armada pertahanan,” bebernya.

Sementara itu, Kombes Pol Rudi Siswanto mengatakan, Polda Lampung akan mendukung kapasitas dan kapabilitas dalam mendukung pertahanan negara, guna mendukung kebijakan maritim. Di antaranya, menjamin keamanan dan kelancaran dalam upaya mewujudkan program lima pilar menuju Indonesia sebagai poros maritim dunia.

“Lalu revitalisasi instrumen penegakan hukum di laut yang dimiliki Polda Lampung, yaitu Direktorat Polisi Perairan. Juga sinergi yang solid dengan unsur penegakan kelautan lainnya seperti TNI AL, Bea Cukai, Imigrasi, BAKAMLA, serta Satgas 115,” jelasnya.

Baca Juga:   Rumah Kosong di Natar Habis Dilahap Si Jago Merah

Berikutnya, memberikan jaminan dan kepastian rasa aman bagi seluruh aktivitas yang menggunakan media transportasi laut. “Seperti pengamanan kelautan dan segala aktivitasnya dengan mengedepankan fungsi Ditpolairud, pengamanan pembangunan infrastruktur kelautan, pengamanan distribusi hasil kelautan, dan penegakan hukum terhadap berbagai pelanggaran hukum di laut, sesuai yurisdiksi kewenangan Polda Lampung,” ungkapnya.

Pimpinan Redaksi (Pemred) Radar Lampung Online Widisandika Budiman yang juga hadir mengusulkan pentingnya pembangunan karakter dan ideologi poros maritim dunia untuk ditanamkan sejak dini. “Karena poros maritim dunia merupakan jangka panjang dari negara Indonesia,” jelasnya.

Dalam konteks ini, lanjut dia, ada keprihatinan dan kekhawatiran apabila nilai-nilai ideologi poros maritim dunia tidak ditanamkan sejak dini. “Dampaknya kedepan pengembangan visi tersebut bisa akan menjadi semakin sulit dilakukan,” tandasnya. (ang/sur)




  • Bagikan