Letkol Heri Pernah Ajak Ibunda ke KRI Nanggala-402, Berharap Masyarakat Jangan Dulu Ucapkan Duka Cita

  • Bagikan
Ibunda Komandan KRI Nanggala-402, Letnan Kolonel (Letkol) (P) Heri Oktavian, berbanding dengan foto anaknya, Minggu (25/4). FOTO ANGGRI SASTRIADI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Berada di dalam KRI Nanggala-402 ternyata pernah ikut dirasakan ibunda Komandan KRI Nanggala-402 Letnan Kolonel (Letkol) (P) Heri Oktavian: Muharleni (76). Itu terjadi usai Letkol (P) Heri resmi dilantik menjadi Komandan KRI Nanggala-402.

“Ya, waktu itu Heri pernah ngajak saya masuk ke sana (KRI Nanggala-402). Itu tahun 2020 silam. Paling diingat waktu itu ketika menuruni tangga menuju ke bagian dalam kapal selam yang sangat curam,” kata Muharleni kepada radarlampung.co.id, Minggu (25/4).

“Ibu enggak kuat, jadi Heri yang bimbing masuk ke dalam kapal. Saya malah takut gimana turunnya,” timpal Chandra Yunita –kakak dari Letkol (P) Heri.

Menurut Yunita, ada kejadian kecil ketika dirinya hendak menjemput ibundanya Muharleni ke Bandarlampung, pasca terjadinya musibah KRI Nanggala-402 Rabu (21/4) lalu. Di mana, saat ini mereka berniat ingin segera ke Surabaya.

Baca Juga:   Warga Temukan Bayi Laki-laki di Tepi Jembatan

“Jadi waktu itu mau jemput dalam perjalan ke Metro. Kecelakaan di lampu merah Jl. Sudirman. Mau hindarin orang nyebrang, banting setir, dan menghantam Billboard,” kata Yunita.

Atas kejadian tersebut, niat itu pun diurungkan. “Ya jadi gagal ke Surabaya. Dan diputuskan nunggu kabar dulu dari sana, baru nanti kesana,” katanya.

Dirinya meminta masyarakat bisa mendoakan adiknya tersebut pulang dengan selamat. “Ya mudah-mudahan ada keajaiban. Jadi minta tolong hargai orang yang berharap. Juga tolong bantu doa,” kata dia.

“Saya pun bukan belum menerima (Heri telah meninggal dunia). Ya namanya orang masih berusaha. Kita malah mendahului (mengatakannya meninggal dunia). Sampai di rumah ibu saya (di Metro) banyak berdatangan ucapan karangan bunga duka cita. Jadi kita berdoa saja dulu yang terbaik. Ini kami pun selalu dalam salat meminta petunjuk dan kabar baik dari Allah SWT,” ungkapnya.

Baca Juga:   Tipu Korban Modus Iming-Iming Naik Pangkat, Dituntut 3 Tahun Penjara

Intinya, lanjut dia, keluarga besarnya berharap Heri bisa ditemukan dan selamat. “Mohon didoakan agar bisa ketemu. Sama halnya dengan awak kru yang lain, mudah-mudahan ketemu semua,” pungkasnya. (ang/sur)




  • Bagikan