Lewati Jalur Bebas Kereta, Wanita Ini Tewas Tertabrak Kereta Api

  • Bagikan

 

radarlampung.co.id – Ebenezer (57), warga Hajimena, Natar, Lampung Selatan tewas usai tertabrak kereta api di bawah flyover Natar, Lampung Selatan, Selasa (16/3). Pristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 wib.


Kepala Satlantas Polres Lampung Selatan, AKP Edwin WD saat dihubungi membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia mengatakan korban meninggal dunia usai terseret beberapa ratus meter.

Dia mengatakan, korban yang mengendarai sepeda motor Honda Beat BE 2864 ON saat itu melewati perlintasan liat di bawah jembatan layang atau Flyover Natar, Lampung Selatan.

“Honda Beat milik korban tertabrak kereta api Kuala Stabas penumpang dari arah Baturaja menuju Bandarlampung. Korban meninggal dunia di tempat setelah sempat terseret kerata api,” katanya.

Baca Juga:   Laka di JTTS Kembali Terjadi, 4 Orang Meninggal Dunia

Sementara korban, kata dia, melintas dari arah Pasar Narar menuju arah pulang ke desa Hajimen. Setibanya di perlintasan liat kereta KM 25 Desa Batar di bawah flyover Natar, pengendara yang menyebrang perlintasan kemudian tertabrak kereta api.

“Diduga korban tidak menyadari datangnya kereta api dari arah Baturaja menuju Bandarlampung tersebut. Hingga tertabrak kereta api tersebut,” tandasnya.

Sementara itu, Manager Humas PT KAI Divre IV, Jaka Jarkasih juga membenarkan adanya kejadian tersebut. Kecelakaan tersebut, saat ini telah ditangani oleh Satlantas Polresta Lampung Selatan. “Iya, saya dapat kabar dari masinis tadi,” katanya.

Dia mengatakan, pemerintah daerah dan Kereta Api Indonesia (KAI) telah berupaya meminimalisir terjadinya kecelakaan di dekat perlintasan kereta api. Salah satunya dengan membangun flyover atau jalan layang.

Baca Juga:   Bareskrim Polri dan Kementerian DLH Selidiki Limbah Hitam di Laut

“Seharusnya masyarakat bisa memanfaatkan jalur layang itu, tapi masyarakat masih saja menggunakan jalur bawah,” katanya.

Menurut dia, jalur perlintasan kereta api tersebut sebenarnya sudah dipasangi pagar pembatas. Walau memang ada sedikit cela yang dapat dilewati kendaraan roda dua.

“KAI turut prihatin dengan adanya kejadian ini. Kita juga menghimbau bagi pengguna jalan raya tetap harus hati-hati saat melintas disana. Karena itu kan jalur bebas,” pungkasnya. (Ega/yud)




  • Bagikan