Licin Bagai Belut, DPO Curat di PT TBL Akhirnya Diringkus

  • Bagikan
ILUSTRASI DOK. JAWAPOS.COM

Radarlampung.co.id -Selicin-licinnya belut masih bisa ditangkap. Ya, inilah yang menggambarkan DPO curat: Samsul Rizal Efendi (30), warga Kampung Banjarratu, Kecamatan Waypengubuan, Lampung Tengah.

Kapolsek Waypengubuan Iptu M. Ali Mansur menyatakan tersangka ditangkap saat berada di rumahnya, Senin (25/10) sekitar pukul 13.00 WIB.


“Kita tangkap saat berada di rumah. Sudah tiga kali kita gerebek namun lolos. Tersangka sempat bersembunyi di wilayah Kecamatan Padangratu dan Mesuji. Selalu berpindah-pindah,” katanya.

Mansur menerangkan, tersangka ditangkap karena telah mencuri di PT TBL, Kampung Banjarkertarahayu, Kecamatan Waypengubuan, Minggu (11/4/2021) sekitar pukul 03.00 WIB.

“Tersangka masuk ke gudang sparepart, pupuk, dan obat di PT TBL Divisi 3. Tersangka masuk gudang dengan cara memanjat tembok lewat ventilasi,” ujarnya.

Baca Juga:   Keputusan Rais Aam PBNU Digugat

Barang yang diambil yakni obat insektisida merek Furadan seberat 25 kg sebanyak 9 sak serta besi sparepart harrow berupa end bell ukuran 23 mm sebanyak 12 buah, end bell ukuran 95 mm sebanyak 6 buah, activity fir angel header 5 buah, housing riser 1 buah, dan striciant short T 25 x 50 mm 1 buah.

“Barang curian dilempar lewat ventilasi. PT TBL merugi Rp18.605.905.50,” katanya.

Pencurian tersebut, kata Mansur, diketahui sekuriti. “Sekuriti menemukan 6 sak insektisida merek Furadan berat 25 kg di sekitaran kebun tebu ditutupi daun tebu kering. Barang curian ditemukan 50 meter sebelah barat gudang,” ungkapnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kata Mansyur, tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. “Tersangka tidak sendiri, tapi dengan rekannya. Kita masih memburu rekan tersangka,” tegasnya. (sya/sur)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan