Lima ASN Lamsel jadi Saksi Perkara Fee Proyek Lamsel

  • Bagikan
Suasana sidang fee proyek Lamsel yang menghadirkan lima orang ASN sebagai saksi, Rabu (10/3). Foto Anggri Sastriadi/radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar sidang suap fee proyek di Dinas PUPR Lampung Selatan (Lamsel), Rabu (10/3). Dalam perkara ini mantan Kepala Dinas PUPR Lamsel Hermansyah Hamidi dan Syahroni menjadi terdakwa.

Di persidangan, JPU KPK menghadirkan lima saksi. Dimana kelima saksi itu merupakan ASN bekerja di Dinas PUPR Lamsel.


Kelima saksi yang dihadirkan itu yakni: Adi Supriyadi (Kepala Seksi Rehabilitasi Pembangunan Jalan dan Jembatan di Dinas PUPR Lamsel), Desi Elmasari (Plt Kasi Perencana di Dinas PUPR sekarang di ULP Kab. Lamsel),

Gunawan (ASN Kasi Tata Ruang Kawasan Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Lamsel), Rani Febria Veganita (ASN di Dinas PUPR), Muhammad Syaifudin (Staf Seksi Rehabilitasi dan Pembangunan Jalan Jembatan Dinas PUPR Lamsel).

Baca Juga:   Polda Kirim Sempel Limbah Hitam ke Jakarta

Dalam persidangan ini, kuasa hukum dari Hermansyah Hamidi yakni Hendri meminta agar para saksi diperiksa secara terpisah. Hingga berita ini diturunkan pihak JPU KPK akan memeriksa saksi Adi Supriyadi dulu. (ang/wdi)




  • Bagikan