Lima Kada PDIP di Lampung Ini Dapat Atensi Jaga Elektabilitas Paska AMJ, Siapa Saja ?


Lima Kada PDIP di Lampung Ini Dapat Atensi Jaga Elektabilitas Paska AMJ, Siapa Saja ?
Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Sudin bersama jajaran saat mendengarkan arahan Ketua Umum Megawati Soekarno Putri, dan Presiden Joko Widodo secara daring. Foto Agung Budiarto/radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Di Lampung, ada beberapa kabupaten/kota yang dipimpin kader PDI Perjuangan. Diantaranya Kota Bandarlampung, Eva Dwiana. Kemudian Winarti, Tulangbawang; Tanggamus Dewi Handajani; Lampung Selatan Nanang Ermanto; Lampung Barat Parosil Mabsus, dan Tulangbawang Barat Umar Ahmad.

Akhir masa jabatan (AMJ) mereka bakal habis tahun ini dan tahun depan, digantikan dengan Penjabat (Pj) yang berasal dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP). Sebagian besar diantaranya juga berpeluang menjadi petahana.





Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung, Sudin mengatakan dia mengaku tidak khawatir dengan kader PDI Perjuangan yang berkesempatan menjadi petahana, yang akhir masa jabatannya habis tahun ini atau di tahun depan. Sebab, di mengaku kader-kader yang sudah tertanam menjadi kepala daerah sudah barang tentu tetap melakuka kerja-kerja untuk menjaga elektabilitas masing-masing. “Sampai saat ini kita nggak ada kekhawatiran kok. Karena kan saya selalu memantau kan mereka sudah bekerja sebagai kepala daerah,” ujarnya saat memperingati HUT ke-49 PDI Perjuangan, di kantor DPD setempat, Senin (10/1/22).

Dia mengaku yakin dengan kader yang duduk sebagai bupati/wali kota yang berpeluang menjadi petahana, bisa tetap menjaga eksistensinya, meski jabatan kepala daerahnya digantikan Pj, dalam kurun waktu lebih dari setahun. “Walaupun kita tahu ya Pj ini, ya namanya politik. Tapi saya yakin kelimanya akan tetap menang. Saya perintahkan tetap turun ke masyarakat meski sudah tidak lagi menjabat kepala daerah,” imbuhnya.

Dia juga berpesan kepada siapa saja janti yang menjabat sebagai Pj. Kada, tentunya bisa menjaga kenetralitasan. “Saya yakin tidak akan kalah. Saya juga sebagai Ketua Komisi IV bisa intervensi. Pj harus netral, kalau enggak ya kita bisa laporkan ke Kemendagri,” ujarnya.

Sementara, giat HUT dimulai dengan upacara bendera, pemotonan tumpeng, pelepasan balon udara, mendengarkan pidato Ketua Umum Megawati Soekarno Putri dan Presiden Joko Widodo secara daring.

Sudin mengatakan, sesuai instruksi Megawati, seluruh kader harus tetap bergotongroyong membantu masyarakat. “Selama ini kita sudah lakukan itu (membantu masyarakat), kita bagikan sembako, masker, vaksin, dan lainnya. Semua juga diinstruksikan fokus menjaga lingkungan. Menjadi tugas kita semua merawat bumi. Bangunlah Jiwa dan Badannya untuk Indonesia raya,” imbuhnya. (abd/wdi)

Foto Agung Budiarto: Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Sudin bersama jajaran saat mendengarkan arahan Ketua Umum Megawati Soekarno Putri, dan Presiden Joko Widodo secara daring.