Lima Tahun, Markas TaliBan Beroperasi di Pringsewu

  • Bagikan
Udin, salah seorang pekerja bersiap membuat tali ban, yang berasal dari bahan seperti ban tipis. FOTO AGUS SUWIGNYO/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Lebih dari lima tahun, sebuah lokasi di Pringkumpul, Kelurahan Pringsewu Selatan, Pringsewu menjadi markas TaliBan.

Ya, lokasi ini menjadi tempat pengolahan ban bekas menjadi tali yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.


Saat Radarlampung.co.id, mendatangi lokasi tersebut, beberapa pria terlihat sedang istirahat. Salah satunya Udin, yang bertugas mengolah ban bekas menjadi tali.

Didepannya terlihat pelat besi yang difungsikan sebagai pisau. Untuk menarik ban yang sudah dipotong-potong.

“Dibuat tali. Bisa sampai 20 meter. Tapi tali ban itu tergantung lebar lingkaran bahan awal,” kata Udin, Rabu (25/8).

Udin mengungkapkan, ia sudah lebih dari lima tahun bekerja. Hasil pengolahan ban bekas dijual kepada sejumlah pihak. “Konsumennya dari wilayah Pringsewu dan sekitarnya,” sebut dia.

Baca Juga:   Sandal dan Jilbab Jadi Petunjuk Korban Tenggelam

Untuk bahan baku didatangkan dari Jawa Barat. “Alhamdulillah, semua bisa bermanfaat. Dari ban bekas, selain dibuat tali untuk mengikat barang, juga tali timba,” ujarnya.

Selain di Pringsewu Selatan, tali ban juga dibuat oleh warga di Pekon Sidoharjo, Kecamatan Pringsewu. “Kalau di sana, dibuat kursi juga,” kata dia. (sag/ais)




  • Bagikan