Literasia ajak Kepala SMA/SMK se Lampung untuk Gunakan Aplikasi Perpustakaan dan Media Pembelajaran Digital

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – PT Literasia EduTekno Digital (Literasia), merupakan Perusahaan yang bergerak dalam bidang Perpustakaan Digital dan media pembelajaran Digital Nomor 1 Asia mengadakan sosialisasi Literasia perpustakaan digital,manajemen informasi sekolah dan media pembelajaran digital.

Kegiatan yang berlangsung di room Kalianda, Swissbel Hotel Lampung pada Jumat (26/11) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung  melalui Cabang Dinas(CabDis) yang diikuti sekitar 30 orang Kepala SMA/SMK se Provinsi Lampung.


Emil Siba, Direktur Pengembangan
PT Literasia EduTekno Digital menjelaskan, bahwa Literasia merupakan perpustakaan Digital dan Media Pembelajaran Digital. Dimana sebuah multimedia yang dapat meningkatkan minat baca dan membantu  mempermudah proses belajar mengajar disekolah, mulai dari jenjang SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi.

“Kami hadir dengan tujuan utama mencerdaskan anak bangsa dengan meningkatkan minat baca dan mempermudah akses belajar siswa/i,”ucap Emil saat ditemui disela-sela sosialiasi di Room Kalianda, Swissbel Hotel Lampung.

Emil menyampaikan bahwa Aplikasi Literasia ini sudah sejalan dengan peraturan  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020 dan Tahun 2021 diantaranya Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020 Pasal 9A, Permendikbud  Nomor 8 Tahun 2020 Pasal 9 huruf  b dan i, Permendikbud  Nomor 24 Tahun  2020 Pasal 2, Permendikbud  nomor  6 Tahun 2021 Pasal 12.

Baca Juga:   Seminar Kewirausahaan Nasional, Rektor UTI Sampaikan Kiat Sukses

Serta sejalan dengan peraturan menteri agama tahun 2021 dan Pan RB 2018 yakni Permenag nomor 6572 Tahun 2020 dan PermenpanRB Nomor 5 Tahun 2018

“Ada beberapa manfaat dalam Aplikasi Literasia. Di antaranya, media pembelajaran  yang mencakup kognitif, afektif, dan motorik, memiliki 3 cara menikmati perpustakaan  digital, interaksi dua arah  dalam mengajar  Fleksibel dan mudah  digunakan. Lalu, satu aplikasi untuk kegiatan belajar mengajar, orang tua dapat memantau perkembangan belajar anak, terjalin kerjasama antara guru, orang tua dan siswa, dapat digunakan  online maupun offline,” Bebernya.

Dalam Aplikasi Literasia, untuk sistem pembelajaran digital terdapat beberapa fitur diantaranya, E-Learning, Bank Soal,Try Out Online dan Forum Diskusi. Selain itu, Aplikasi Literasia untuk sistem manajemen sekolah terdapat beberapa Fitur. Seperti abensi, mata pelajaran, nilai siswa, pelanggaran siswa, E-Voting, E-Raport, berita maupun kalender akademik.

Baca Juga:   Kagumi Arsitektur Universitas Teknokrat Indonesia, Wakil Ketua Forum Rektor Indonesia Siap Teken MoU

“Artinya Literasia ini memadukan tiga konsep antara perpustakaan digital, media pembelajaran digital dan sistem manajemen sekolah dalam satu wadah aplikasi,”tambah Emil.

Saat ini, sudah sekitar 168 ribu siswa dari 2000 sekolah tersebar di berbagai Indonesia yang menggunakan aplikasi Literasia.

Emil berharap, Sekolah Lampung khususnya SMA/SMK di Lampung berpartisipasi dalam penggunaan Aplikasi Literasia.

“Kami sama-sama bermitra dalam pelayanan pembelajaran dan sistem Manajemen sekolah secara digital,” Ucapnya.

Pelaksanaan Sosialisasi tersebut, diikuti dengan kuota terbatas namun tetap mematuhi Protokol kesehatan (Prokes Covid-19) dimana tampak hadir salah satunya, Kepala SMAN 14 Bandarlampung, Hj.Seven Sari,M.M dan Kepala SMAN 13 Bandarlampung, Drs.Mahlil,M.Pd.

“Penjelasan Aplikasi Literasia ini cukup baik,namun kami perlu pelajari terlebih dahulu karena menimbang saat ini kegiatan belajar mengajar (KBM) dimasa Pandemi Covid-19 belum 100 persen tatap muka masih menggunakan sistim 50 persen tatap muka (luring) dan 50 persen belajar dari rumah (daring),”pungkas Mahlil. (gie/yud)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan