Mahasiswa KKN Itera Sosialisasi Pembuatan Bata Plastik

  • Bagikan
Mahasiswa KKN Itera tengah menjelaskan tentang pembuatan ecobrick atau bata plastik. Foto Humas Itera

radarlampung.co.id – Mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) yang tengah melakukan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Pekon Bangun Negara, Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat menyosialisasikan pembuatan ecobrick atau bata dari limbah plastik sebagai upaya mengatasi masalah sampah.

Koordinator KKN Desa Bangun Negara, Bagus Budi Setiawan menjelaskan, sosialisasi tersebut sebsgai salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan lingkungan di desa yang kerap banjir saat musim penghujan. Menurutnya, banjir umumnya disebabkan karena drainase yang tersumbat sampah yang didominasi sampah plastik. Ecobrick dibuat dari limbah kantong plastik yang dimasukan ke dalam botol dan dipadatkan. Nantinya ecobrick bisa dimanfaatkan sebagai material bangunan.

“Sehingga kami mengenalkan ecobrick sebagai upaya mengatasi masalah sampah, dan nantinya ecobrick bisa dimanfaatkan sebagai kerajinan rumah tangga, menjadi interior ruangan seperti meja dan lainnya,” ujar Bagus, Kamis (9/1).

Baca Juga:   Apa Kabar Pembelajaran Tatap Muka? Begini Kata Kepala Disdikbud Lampung 

Selain itu, mahasiswa KKN Itera juga mengenalkan upaya mengatasi masalah banjir dengan membuat lubang biopori. Sementara sebagai upaya menyadarkan masyarakat tentang pentingnya sanitasi sehat, mahasiswa mengedukasi warga tentang standardisasi pembuatan sumur dan septic tank. Mahasiswa KKN Itera juga melakukan sosialisasi seputar mitigasi bencana.

“Mitigasi bencana ini juga dinilai perlu, sebab warga Pekon Bangun Negara hidup berdampingan langsung dengan laut lepas juga berada di jalur sesar mentawai, dan semangko yang rawan gempa dan tsunami. Dan kami juga membuat alat pendeteksi tsunami yang akan ditempatkan di sekitar permukiman warga yang berada di pesisir pantai,” jelasnya.

Sementara, sekretaris Pekon Bangun Negara Ermansyah berharap, warga semakin peduli dalam menjaga kebersihan lingkungan, dan semakin memahami mitigasi bencana. “Semoga warga dapat menerapkan apa yang sudah disosialisasikan oleh dinas kesehatan dari puskesmas para mahasiswa KKN Itera, ” ujar Ermansyah. (rur/rls/ang)





  • Bagikan