Mahasiswa KKN Universitas Saburai Aktif Lakukan Pendampingan untuk Masyarakat


Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Saburai (YP Saburai),Rektor Universitas Saburai, Ketua BP KKN,Lurah Sumber Rejo, DPL KKN Sumber Rejo lainnya apresiasi Mahasiswa KKN Universitas Saburai Kelompok 13 Kelurahan Sumber Rejo,Kecamatan Kemiling menunjukan Dua Produk Inovasi Pemberdayaan masyarakat. FOTO ANGGI RHAISA/RADAR LAMPUNG

RADARLAMPUNG.CO.ID – Mahasiswa/Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai)  aktif melakukan pemberdayaan maupun pendampingan untuk masyarakat dilokasi KKN salah satunya di Kelurahan Sumber Rejo,Kecamatan Kemiling, Bandarlampung, Provinsi Lampung.

Lurah Sumber Rejo, Edwin Putra Manaha,SP,mengapresiasi sekali dengan Mahasiswa KKN Universitas Saburai karena mereka banyak kegiatan pemberdayaan masyarakat seperti telah menghasilkan inovasi media tanam Kotilas dan produk Ga Tahu (Nugget Ampas Tahu).





“Karena biasanya  kegiatan mahasiswa  KKN  Umumnya berupa pembangunan fisik dan jarang  melakukan pemberdayaan masyarakat seperti mahasiswa kkn Universitas Saburai yakni dengan melakukan pemberdayaan berupa inovasi inovasi yang bisa menambah pemasukan  masyarakat kami yang dimana mayoritas masyarakat disini adalah buruh dan pedagang,” kata Edwin yang disampaikan kepada radarlampung.co.id, pada Kamis (31/3) dikantor usai mendengarkan pemaparan persentasi dua Produk inovasi kegiatan Mahasiswa KKN Universitas Saburai di Kel.Sumber Rejo, Kec.Kemiling.Bandarlampung.

Kegiatan Kunjungan BPKKN Saburai  pada Kamis (31/3) di Kelompok 13 dihadiri langsung oleh Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Saburai (YP Saburai), Hertanto Roestiono,SE.MM. Ia menyambut baik kegiatan mahasiswa/mahasiswi yang penuh inovasi. Dimana,  Mahasiswa/i Universitas Saburai harus tanggap dan aktif untuk melakukan pemberdayaan ke desa/kelurahan, yakni menginovasi apa yang ada desa desa menjadi produk produk bernilai ekonomis yang dapat meningkatkan income masyarakat.

“Menginovasi suatu produk juga jangan biasa tapi harus luar biasa mulai tampilan kemasan, Pemasangan labelnya termasuk sistem pemasaran.Sehingga Desa yang setelah ditinggalkan oleh Mahasiswa KKN tersebut menjadi desa produktif,” jelas Hertanto kepada radarlampung.co.id pada Kamis (31/3).

Rektor Universitas Saburai, Dr.Lina Maulidiana,SH.MH mengapresiasi Mahasiswa KKN Universitas Saburai salah satunya,  kelompok 13 di Kelurahan Sumberrejo,Kecamatan Kemiling,Bandarlampung telah berinovasi dalam pemberdayaan masyarakat baik melihat dari bidang pangan, teknologi atau lainnya.”Saya mengharapkan kedepannya mereka (Mahasiswa/Mahasiswi Universitas Saburai bisa aktif mengembangkan ide ide kreatif dan mengajukan proposal hibah hibah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset & Teknologi (Kemendikbudristek) misalnya mulai menulis Proposal program kreativitas Mahasiswa (PKM),atau kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya, ” ujarnya.

Dengan menghasilkan produk bermanfaat masyarakat dari Mahasiswa KKN kelompok 13 di Sumberrejo,Kecamatan Kemiling,Bandarlampung  ini bisa menghasilkan seperti Media tanam Kotilas (KKN Kelompok 13), dan Ga Tahu (Nugget Ampas Tahu).” Artinya,program KKN Universitas Saburai ini memang benar-benar melakukan program kegiatan yang manfaatnya dirasakan langsung untuk masyarakat.Saya mendukung penuh kegiatan KKN di Universitas Saburai, ” jelas Dr.Lina.

Ir.Septa Riadi,S.TP,MM.M.Si,Ketua BPKKN Universitas Saburai menyampaikan bahwa Kamis (31/3) merupakan kegiatan kunjungan BP KKN di 4 lokasi KKN 12  Kelurahan dan  4 Kecamatan.Yakni Kecamatan Kemiling (Kelurahan Sumber Rejo, Beringin Raya, Kedaung),  Kecamatan Teluk Betung Barat (Kel.Batu Putu, Kuripan, dan Bakung), Kecamatan Langpura (Kel. Bilabong, Langkapura,dan Langkapura Baru) , Kec.Tanjung Karang Barat (Kel.Sukadanaham,Kepala Tiga dan Susunan Baru). “Peninjauan ini bermaksud melihat perkembangan kegiatan Mahasiswa KKN yang sudah berlangsung selama satu bulan ini,” tambah Septa.

Deviana Sari, SE. MS.Ak, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelompok 13 KKN UNIV.Saburai 2022/2023 di Kelurahan Sumber Rejo menambahkan Mahasiswa KKN Universitas  Saburai Kelompok 13 khususnya di Kel.Sumber Rejo,Kec.Kemiling,Bandarlampung memiliki tiga pokok pemberdayaan masyarakat yang tentunya saling berkaitan dengan empat fakultas di Univ.Saburai seperti Fakultas Ekonomi, Fak.Teknik,Fisip dan Fak.Hukum.Adapun tiga pokok program pemberdayaan masyarakat seperti program pemberdayaan media tanam KKN Kelompok 13 (Kotilas), Program pemberdayaan Ga Tahu (Nugget Ampas Tahu).”Kalau ini untuk bimbingan pemberdayaan untuk  masyarakat, ” jelasnya.

Program Pemberdayaan ketiga yakni rencana akan melakukan program bimbingan calistung (baca,tulis dan berhitung) untuk anak anak kelurahan Sumber Rejo.”Kami menargetkan  anak anak TK-Siswa kelas 2 SD  belum bisa calistung dapat membaca, menulis dan berhitung,” pungkasnya.  (gie/ang)