Mahasiswa Unila Tenggelam Terseret Arus Lokasi Wisata Pasir Timbul

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Satrio Rizki Ramadhan (20), salah satu mahasiswa aktif Unila tak lagi bisa meneruskan perkuliahan. Peristiwa naas menimpa dirinya saat bermain di kawasan wisata pasir timbul, Mak Hitam, Kecamatan Teluk Pandan, sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa (21/11).

Warga Desa Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Depok, Jawa Barat itu didapati meninggal dunia akibat tenggelam. Kapolsek Padangcermin AKP Zulkifli Rusli mengatakan, korban bersama rekannya yang sesama mahasiswa Unila tengah berlibur ke pantai pasir timbul. Namun, saat asyik bermain, air laut pasang dan menerjang korban bersama rekannya hingga terseret beberapa meter dari pasir timbul

“Pada saat korban dan rekannya terseret arus, ada sesorang yang pakai speed boat menyelamatkan mereka. Tiga di antaranya berhasil diselamatkan, sementara Satrio tenggelam,” jelasnya mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro kepada radarlampung.co.id Rabu (21/11)

Baca Juga:   Catat, Ini Penjelasan Divre IV Tanka Soal Kartu Vaksin dan Syarat Naik Kereta

Dijelaskan, pihaknya bersama masyarakat dan pihak terkait langsung melakukan pencarian terhadap korban. Selang beberapa waktu, korban ditemukan tennggelam di dasar laut kedalaman sekitar 5 meter.

“Korban ditemukan tenggelam tidak jauh dari lokasi pasir timbul, dan sudah meninggal,” ucapnya.

Lebih jauh Zulkifli menambahkan, korban langsung dievakuasi untuk selanjutnya dibawa ke puskesmas terdekat untuk dilakukan visum. Kemudian almarhum dibawa ke RSUDAM untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka di wilayah Sukarame, Bandarlampung

“Kita dampingi almarhum hingga ke rumah duka dan kita sudah menghubungi pihak keluarga. Kita kerap kali mengimbau kepada pengunjung agar selalu mengenakan pelampung kalau mau menyebrang ke Pasir Timbul untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (ozi/sur)




  • Bagikan