Majulah Pemuda Indonesia!

  • Bagikan
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona memberikan penghargaan dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 di lapangan pemkab setempat, Senin (18/10). FOTO FAHRURROZI/RADARALMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menegaskan agar pemuda memiliki karakter yang tangguh dan kapasitas intelektual, skill kepemimpinan, kewirausahaan, serta kepeloporan yang mumpuni. Kemudian inovasi agar mampu berperan aktif dalam kancah internasional.

”Pemuda yang berkarakter adalah pemuda yang memiliki moral dan kinerja. Pemuda yang beriman dan bertaqwa, berintegritas tinggi, jujur, santun, bertanggung  jawab, disiplin, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan tuntas,” tegas Dendi saat membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali pada upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 tahun 2019 di lapangan pemkab, Senin (28/10).

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 kali ini mengambil tema Bersatu Kita Maju dan menegaskan kembali komitmen para pemuda yang diikrarkan pada 1928 dalam Surnpah Pemuda. Yakni, hanya persatuan yang dapat mewujudkan cita-cita bangsa.

Di mana, pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Satu sisi memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan surnber daya serta daya saing.

“Namun pada sisi yang lain, perkembangan ini mempunyai dampak negative. Informasi-informasi yang bersifat destruktif, mulai dari pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya apabila pernuda tidak dapat membendung dengan filter  ilmu pengetahuan dan karakter positif dalam berbangsa dan bernegara,” sebut dia.

Dilanjutkan, pemuda untuk Indonesia maju adalah pemuda yang memiliki karakter, kapasitas, kemampuan inovasi, kreativitas yang tinggi, mandiri, inspiratif serta mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan dunia. Canggihnya ilmu pengetahuan dan teknologi  serta mudahnya akses terhadap sosial media, telah menjelma menjadi tempat favorit berkumpulnya anak-anak muda lintas negara, lintas budaya, lintas agama, dan interaksi mereka di sosial media berjalan real  time 24 jam.

”Disinilah diharapkan peran pemuda dapat bersaing dalam bentuk apapun. Tentunya dalam hal yang posistif. Pemuda adalah masa depan bangsa dan negara. Pemuda juga harapan bagi dunia. Pemuda Indonesia harus maju dan berani menaklukan dunia,” tukasnya. (ozi/ais)




  • Bagikan