Maklumat Bersama! Zona Merah dan Oranye, Salat Idul Adha Dilaksanakan di Rumah

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO NET

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemkab Lampung Barat, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan maklumat bersama tentang penerapan protokol kesehatan, dalam penyelenggaraan salat Idul Adha dan pelaksanaan kurban tahun 1442 Hijriah.

Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Pemkab Lambar Novi Andry mengungkapkan, isi maklumat yang ditandatangani oleh Bupati Parosil Mabsus, Kepala Kemenag Maryan Hasan dan Ketua MUI Lambar Jafar Sodiq tersebut antara lain pelaksanaan malam takbiran menyambut Hari Raya ldul Adha pada prinsipnya dapat dilaksanakan di semua masjid atau musala.

Dengan ketentuan, secara terbatas paling banyak 10 persen dari kapasitas masjid atau musala dan memperhatikan standar protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Baca Juga:   Camat Bersama TNI dan Polri Semangati Warga yang Isoman

“Kegiatan takbir keliling dilarang, untuk mengantisipasi keramaian atau kerumunan. Takbiran dapat disiarkan secara virtual sesuai ketersediaan perangkat telekomunikasi di masjid dan musala,” kata Novi Andry.

Selanjutnya, untuk salat Idul Adha 10 Dzulhijah 1442 di lapangan terbuka atau di masjid dan musala pada zona merah dan oranye penyebaran virus Corona ditiadakan. Dianjurkan untuk dilaksanakan di rumah.

“Salat Idul Adha 10 Dzulhijah 1442 dapat diadakan di lapangan terbuka atau masjid dan musala hanya di daerah yang dinyatakan aman dari Covid-19 atau di luar zona merah dan oranye, berdasar penetapan pemerintah daerah dan Satgas Penanganan Covid-19 setempat,” tegasnya.




  • Bagikan