Mandi di Sungai, Pelajar SMP Tewas Tenggelam

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Warga dusun Wonogiri 2 Kelurahan Kelapatujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), digegerkan dengan tenggelamnya seorang pelajar SMP di aliran Wayrarem setempat, Selasa (11/1).

Menurut penuturan saksi, korban yang tenggelam bermain dengan dua rekan lainnya, di aliran Wayrarem berada di dusun Wonogiri 2.



“Mereka tiga orang. Dua lainnya tidak sadar kalau teman satunya tidak ada dengan mereka,” kata Imam Hanafi, salah seorang pensiunan TNI yang tidak jauh dari tempat kejadian.

Sadar, jika seorang rekan mereka hilang. Lalu keduanya berusaha mencari baik di darat maupun di aliran Wayrarem itu. Warga yang mengetahui, ada seorang ABG yang tenggelam. Lalu berusaha menghubungi Polisi dan anggota BPBD Lampura.

“Tidak lama, polisi dan anggota TRC BPBD Lampura, datang dengan membawa peralatan pencarian. Alhamdulillah, satu jam kemudian korban di temukan dalam keadaan tidak bernyawa,” beber pria berkacamata itu.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampura terjun ke lokasi kejadian.

Tidak membutuhkan waktu lama, TRC BPBD bersama warga setempat menemukan korban tenggelam. Korban ditemukan telah meninggal dunia. Diketahui korban Robin (14) merupakan warga Kelurahan Rejosari, Siswa Kelas 8 di SMP Ibnu Rusyd, Kotabumi.

“Korban sesuai dengan permintaan keluarga langsung di antar ke rumah duka di Rejosari,” ujar Zulkarnaen, Kabid Kesiapsiagaan dan Pencegahan BPBD Lampura.

Ia menjelaskan, pencarian dilakukan tidak berselang lama dari laporan masyarakat. Yakni sekitar pukul 13.45 wib, terdapat satu regu turun ke tempat kejadian untuk melaksanakan evakuasi dan mencari keberadaan anak yang hilang setelah mandi bersama rekan pelajar lainnya.

“Alhamdulillah remaja itu kita temukan, dibantu oleh masyarakat regu Banteng dari TRC BPBD melakukan pencarian. Dan tidak berselang lama pelajar disalah satu SMP swasta itu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, dan kita belum menghubungi tim SAR dari provinsi maupun pusat. Sesuai prosedur yang ada,” kata Kepala BPBD, Nozi Efialias.

Dikatakannya, korban Robin Kurniawan (14), warga Rt/Rw 004/004, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Kotabumi, anak dari pasangan Sarman dan Parmi, mereka langsung diantar kerumah persemayamannya di kelurahan setempat untuk dimakamkan.

“Tidak berselang setelah dievakuasi, kita antarkan kerumah duka untuk disemayamkan. Ketemunya tidak jauh dari tempat awal mereka mandi di aliran Bendungan Way (sungai) Rarem, Kelapa Tujuh Kotabumi. Tidak sampai 50 meter,” terangnya.(ozy/yud)






  • Bagikan