Mantan Istri Dinikahi, Suaminya Dibantai Depan Istri dan Anak

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dalam waktu kurang dari 2 jam, pelaku penusukan hingga membuat korbannya tewas ditempat diringkus Unit Reskrim Polsek Bukitkemuning, saat tersangka melakukan upaya melarikan diri, Kamis (14/10).

Tersangka adalah Endang (49), warga Cempedak Kotabumi yang tega menghabisi nyawa David Hasan (42) warga Cempedak Kotabumi seorang ASN Kabupaten Lampura. Ini di karenakan pelaku sakit hati terhadap korban yang menikah dengan mantan istrinya.


Kapolsek Bukit Kemuning, AKP Tatang Maulana, mewakili Kapolres Lampura, AKBP Kurniawan Ismail menjelaskan, setelah menerima laporan atas peristiwa adanya pembunuhan di Jalinsum Gg. Rawa Bukit Kemuning, anggota melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi adanya seorang yang tidak dikenal sedang duduk di depan rumah samping rumah makan lumayan.

Baca Juga:   Bakso Son Haji Sony Mengaku Merugi Miliaran Rupiah Dampak Dari Penyegelan

“Anggota langsung melakukan pengecekan dan didapatkan laki-laki yang di duga tersangka pembunuhan itu, saat dilakukan penggeledahan, di temukan 1 unit pisau garpu,” kata Tatang.

Kronologis kejadian, lanjut Tatang, korban bersama anak dan istrinya pergi ke Bukit Kemuning untuk menemui anaknya, dan janjian bertemu di depan Gg. Rawa.

Setiba di lokasi, korban bertemu dengan tersangka. Namun, tampa basa-basi, tersangka menusuk korban dengan menggunakan pisau garpu berkali-kali di bagian tubuh korban.

“Korban yang saat itu, berada di atas motor seketika mendapat serangan dan langsung jatuh tersungkur ke aspal Jalintengsum,” ujarnya.

Sementara, Istri dan anak korban berteriak meminta tolong dengan warga yang berada di lokasi. Warga sekitar membantu korban dengan membawanya ke Puskesmas Bukit Kemuning. Sesampai di UGD Puskesmas, nyawa korban tidak bisa tertolong lagi.

Baca Juga:   Eks Pejabat Pemprov Lampung Urung Diperiksa Kasus PT LJU, Ini Kata Kuasa Hukum

“Kini tersangka berikut barang bukti satu bilah Sajam jenis garpu, lansung di amankan di rutan Polres Lampura guna proses penyidikan lebih lanjut,” ucapnya.

Sementara, jenazah koran saat ini telah di bawa pihak keluarga ke rumah duka, guna disemayamkan.

“Sudah di rumah duka. Untuk sementara, motifnya hubungan Asmara antara korban, mantan istri pelaku dan pelaku sendiri. Intinya, tersangka sakit hati, karena mantan istrinya di nikahi korban,” tutupnya (ozy/yud)




  • Bagikan