Masih Ada Gerai Bakso Sony Membandel yang Buka, Ternyata Nekat Cueki Tiga Surat Teguran BPPRD

  • Bagikan
Karyawan Bakso Son Haji Sony membuat Pengumuman penutupan gerai di Bandarlampung. Salah satunya tertempel di gerai Bakso Son Haji Sony Jl.Imam Bonjol, Bambukuning, Tanjungkarang Pusat Bandarlampung. Foto : prima imansyah permana/radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Masih membandel, 12 gerai bakso Son Haji Sony yang masih buka di Bandarlampung akan ditutup Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung. Hal ini dikatakan Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandarlampung Yanwardi. Menurutnya ketidak patuhan bakso terhadap peraturan daerah (Perda) tersebut tidak dapat dibiarkan.

Namun, pihaknya menunggu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selesai. Dengan alasan mempertimbangkan beberapa hal. Di mana, jika Pemkot melakukan penyegelan 12 gerai tersebut di saat PPKM, diyakini bakal menimbulkan persepsi berbeda dari masyarakat.


“Nanti, ini kan masih pandemi gini. Dia masih ngebandel kita nggak bisa ngomong. Seolah-olah nanti berbalik ke kita (Pemkot, red), seolah-olah kejam amat kita tutup semua padahal lagi PPKM,” ujarnya, Rabu (11/8).

Baca Juga:   Bakso Son Haji Sony Siap Kooperatif Penuhi Permintaan Pemkot

Ditambahkannya, tiga surat peringatan pun telah dilayangkan ke pihak bakso tersebut, namun masih saja tidak ada tanggapan. “Pokonya itu harus tutup, tiga surat peringatan sudah kita layangkan. Tapping Box ada, tapi tidak digunakan,” ucapnya.

Terpantau, hingga saat ini gerai-gerai bakso Son Haji Sony yang belum disegel masih tetap buka di Kota Tapis Berseri. Meski telah memasang sepanduk pemberitahuan akan fokus menembangkan usaha di luar ibu kota Provinsi Lampung dan berencana akan menutup gerainya di Bandarlampung. (pip/sur)




  • Bagikan