Massa Kembali Gelar Aksi, Tuntut Ungkap Pelanggaran Money Politik

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 terkait adanya dugaan politik uang terus mendapat aksi demo dari berbagai kalangan.

Kali aksi demo dari seribu massa yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB) Lampung menggelar aksi di area Tugu Adipura, Enggal, Bandarlampung, Senin, (9/7).

Dalam aksinya massa tetap menuntut untuk membatalkan atau mendiskualifikasi pasangan calon nomor tiga Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim sebagai Cagub dan Cawagub terpilih.

Koordinasi lapangan Rismayanti Borthon meminta Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Lampung mendiskualifikasi Paslon Arinal-Nunik dan melaksana Pilgub ulang serta mengusut tuntas aliran dana PT. Sugar Grup dalam Pilgub Lampung.

“Kini rakyat Lampung terus bergerak, menuntut Bawaslu Lampung mendiskualifikasi paslon nomor tiga Arinal – Nunik yang secara nyata-nyata melakukan tindakan politik uang dan dibiarkan oleh Bawaslu dan jajarannya,” ujarnya.

Baca Juga:   Positif Covid-19 di Tanggamus Tambah 66 Kasus, Empat Meninggal Dunia

Risma menyebutkan, saat ini Bawaslu hanya sibuk mengurus laporan masyarakat terkait persoalan politik uang.

“Sebenarnya, Bawaslu dan Kepolisian dapat mencegah terjadinya politik uang. Jika institusi itu mau bertindak mencegah dan menangkap operator utama pembawa uang tersebut,” jelasnya.

Berdasarkan pantauan radarlampung.co.id, massa yang berkumpul di Tugu Adipura, akan melanjutkan aksinya menuju kantor Sentra Gakumdu di Jalan Jend Sudirman, Pahoman, Bandarlampung. (ndi/ang)




  • Bagikan