Masuk Level 2 PPKM, Bupati Lamtim Pantau Vaksinasi Pelajar

  • Bagikan
Bupati Lamtim memantau vaksinasi di SMK Muhammadiyah Sekampung. Foto Dwi/Radarlampung.co.id
Bupati Lamtim memantau vaksinasi di SMK Muhammadiyah Sekampung. Foto Dwi/Radarlampung.co.id

Radarlampung.co.id – Ratusan siswa SMK Muhammadiyah Sekampung Lampung Timur menjalani vaksinasi, Selasa (5/10).

Kegiatan vaksinasi di SMK tersebut mendapat pemantauan langsung Bupati Lampung Timur M. Dawam Rahardjo. Ikut mendampingi Bupati, Camat Sekampung Suparman, dan Kapolsek AKP Yoffi serta Kasat Sabhara Polres Lamtim AKP Joni Maputra.


Pada kesempatan itu, M. Dawam menyatakan saat ini penyebaran Covid-19 di Lamtim cenderung landai dan telah turun dari level 3 menjadi level 2 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Kendati demikian, masyarakat diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, masyarakat termasuk para pelajar diharapkan mengikuti program vaksinasi. Sebab, saat ini Lamtim sudah mulai menerapkan pembelajaran tatap muka terbatas.

Baca Juga:   Cara Cegah Radikalisme: Tetap Waspada Tapi Jangan Pobia

“Vaksinasi merupakan salah satu upaya meningkatkan imunitas,” jelas M. Dawam.

Kesempatan yang sama Kepala SMK Muhammadiyah Sekampung Hendra Agus Wijaya menjelaskan, sasaran vaksinasi adalah para pelajar dan masyarakat umum. “Vaksinasi ini terselenggara berkat kerjasama dengan Polres Lamtim dan jajaran,” jelasnya.

Ditambahkannya, melalui vaksinasi bagi seluruh pelajar di SMK Muhammadiyah Sekampung dapat membuka peluang pembelajaran tatap muka. “Sebagai sekolah kejuruan, maka pembelajaran tatap muka dapat meningkatkan ketrampilan siswa,” terang Hendea Agus Wijaya.

Sementara Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky A. Nasution melalui Kapolsek Sekampung AKP Yoffi menjelaskan, vaksinasi di wilayah hukum Polsek Sekampung tersebar di 3 titik selama 2 hari. Masing-masing, di SMK Muhammadiyah, SMA N 1, dan SMA N 2.

Baca Juga:   Update Covid-19 Lamtim Terkonfirmasi 5.885, Sembuh 5.281 Orang

Menurutnya, hari pertama, Senin (4/10), sebanyak 1882 warga dan pelajar telah tervaksin dari target 3.500 vaksin. Kemudian, hari kedua vaksinasi ditargetkan sebanyak 1.618 dosis. (wid/sur)




  • Bagikan