Mau Tahu Kenapa Nonjob? Ini Alasannya

  • Bagikan
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus memberi selamat kepada pejabat usai pelantikan di ekowisata Kampung Kopi, Rigisjaya Kecamatan Airhitam, Rabu (9/1). FOTO HUMAS PEMKAB LAMPUNG BARAT
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus memberi selamat kepada pejabat usai pelantikan di ekowisata Kampung Kopi, Rigisjaya Kecamatan Airhitam, Rabu (9/1). FOTO HUMAS PEMKAB LAMPUNG BARAT

radarlampung.co.id – Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menegaskan mutasi merupakan kebutuhan sebuah organisasi.  Penyegaran dilakukan untuk menghindari kejenuhan dan diharapkan muncul ide dan inovasi yang baru serta lebih baik.

Ini termasuk tujuh pejabat yang di-nonjob-kan dalam pelantikan yang berlangsung di ekowisata Kampung Kopi, Pekon Rugisjaya, Kecamatan Airhitam, Rabu (9/1).

”(Rolling) dilakukan untuk membangkitkan semangat bekerja yang bergelora. Masalah nonjob, itu hal biasa,” kata Parosil.

Menurut dia, banyak faktor yang menjadi pertimbangan pejabat di-nonjob-kan. Namun ia menegskan itu bukan sebuah hukuman. Sebab evaluasi lebih penting dan peluang pejabat untuk menempati sebuah posisi masih ada.

”Ayo semangat terus dan jangan berhenti berbuat. Walaupun belum mendapatkan kepercayaan dalam posisi atau jabatan,” tegasnya.

Diketahui, sebanyak 135 pejabat eselon II, III dan IV di Pemkab Lampung Barat dilantik. Dari jumlah tersebut, sebanyak tujuh pejabat eselon II dan III di-nonjob-kan.

Mereka adalah Indra Kesuma yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar); M. Nizom (Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika); Mansolihi (staff ahli Bupati), Tono Suparman ( Kepala Badan Penelitian dan Pembangunan) dan Gunawan Rasyid (Kepala Dinas Perhubungan).

Untuk eselon III terdiri dari Ali Amar, yang sebelumnya menjadi Sekretaris Kecamatan Belalau dan Ivandi P, Kabid Pemberdayaan Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pekon (DPMP). (nop/ais)

 




  • Bagikan