Maut di Jalinbar Tanggamus, Satu Keluarga Tewas Lakalantas


Kondisi sepeda motor korban lakalantas yang di Pekon Waygelang. Foto dokumentasi warga

RADAR LAMPUNG.CO.ID-Kecelakaan lalulintas maut melibatkan sepeda motor dan mobil pikap terjadi di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Pekon Waygelang Kotaagung Barat, Tanggamus (23/1). Tiga orang tewas dalam peristiwa nahas ini.

Kanit Laka Satlantas Polres Tanggamus, Brigpol Kuswanto menyebutkan, lakalantas maut melibatkan sepeda motor Honda Beat BE 3522 ZJ dengan mobil pikap Mitsubishi L300 bermuatan pasir BE 9591 ND.





Dijelaskan Kuswanto, pengemudi pikap berinisial S warga Kecamatan Kotaagung saat ini tengah diburu petugas lantaran melarikan diri.

Sedangkan tiga korban tewas adalah pengendara motor Edi Setiawan (41), istrinya Helda (37) dan sang anak Naviya Keysa (6). Keluarga ini warga dari Pekon Way Panas, Kecamatan Wonosobo, Tanggamus.

Baca Juga:   Kejati dan KPK RI Turut Monitor Temuan BPK Mengenai Pengelolaan Uang Anggaran Pemprov Lampung

“Satu keluarga itu meninggal dunia dengan kondisi luka parah yang sangat mengenaskan. Ketiga korban meninggal dunia saat sudah tiba di RSUD Batin Mangunang Kotaagung,” jelas Kuswanto.

Edi Setiawan mengalami luka robek di kepala, pendarahan di hidung dan telinga, luka robek bagian punggung kanan. Istrinya, Helda, mengalami luka robek pada kepala, luka robek dan lebam di bagian mata kanan, dan pendarahan pada hidung. Anak mereka, Naviya Keysa, mengalami luka robek pada kepala, luka robek pada pipi kiri, pendarahan pada kepala, dan luka robek pada pipi kanan.

Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Jonnifer Yolandra menerangkan, lakalantas bermula saat Mitsubishi L300 bermuatan pasir melaju dari arah Wonosobo menuju Kotaagung. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), S mendahului sesama mobil pikap di depannya yang juga bermuatan pasir. Pada saat bersamaan dari arah berlawanan (Kotaagung menuju Wonosobo), datang tiga sepeda motor yang melaju beriringan.

Baca Juga:   Kaus Oblong

“Kendaraan R2 (sepeda motor) yang pertama dapat menghindari pikap yang dikemudikan S, meskipun akhirnya terjatuh. Kendaraan R2 yang kedua lolos tanpa terjatuh. Nah kendaraan R2 yang yang ketiga ini tidak dapat menghindar. Lalu tertabrak kendaraan R4 Mitsubishi L300 pada bagian depan. Maka terjadilah lakalantas. Setelah terjadi lakalantas, sopri melarikan diri meninggalkan kendaraan dan ketiga korban di TKP begitu saja,” katanya.

Dijelaskannya, peristiwa lakalantas maut tersebut tengah ditangani Satlantas Polres Tanggamus, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi.(ehl/ral/rnn/wdi)