Melawan, Korban Begal Seketika Dilempar ke Sungai

  • Bagikan
FOTO ILUSTRASI INTERNET

RADARLAMPUNG.CO.ID – Team Khusus Anti Bandit (TEKAB) 308 Satreskrim Polres Lampung Utara (Lampura) meringkus satu dari empat pelaku curasranmor. Ya, tersangka Nasrudin (25), warga Desa Bumi Agung, Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampura, kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres setempat, pasca diamankan Rabu (9/1), sekitar pukul 22.00 WIB.

Tersangka ditangkap usai beraksi mengambil paksa satu unit sepeda motor Yamaha Vega ZR biru, BE 4595 JC, milik korban Jaya Sakti (14), warga Desa Cempaka, Kecamatan Sungkai Jaya.

Peristiwa curas tersebut terjadi di belakang Gedung Islamic Center, Jl. K.S. Tumbun, Kelurahan Kotaalam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Sabtu, (8/12/2018), sekitar pukul 15.00 WIB lalu. Ketika itu, korban yang sedang menonton pertandingan futsal di GOR Stadion Sukung Kotabumi didatangi empat orang tidak dikenal.

Para pelaku mendekati kendaraan korban. Salah seorang di antaranya berkata dengan nada keras dan memaksa untuk mengantarkan pulang ke rumah dengan alasan mau mengambil uang.

Baca Juga:   Awas, Jangan Coba-Coba Timbun Obat dan Oksigen Medis !

Karena merasa takut, korban pun mengantarkan pelaku ke rumahnya. Namun, saat melintasi jembatan yang berada di belakang Islamic Center Kotabumi, pelaku yang dibonceng korban tiba-tiba meminta korban untuk berhenti.

Tak lama berselang, datang pelaku lainnya seraya meminta HP dan sepeda motor korban. Karena korban menolak, dirinya pun dilempar ke sungai berada di bawah jembatan tersebut. Menyadari menjadi korban pembegalan, korban melaporkannya ke Polres Lampura.

Kapolres Lampura AKBP Budiman Sulaksono, melalui Kasatreskrim Polres Lampura AKP Donny Kristian Bara’langi menyampaikan, tersangka Nasrudin diamankan bermula dari adanya laporan korban Jaya Sakti yang tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP/ 1244/ XII/ 2018/ PLD LPG/ RES LU, tanggal 08 Desember 2018.

”Tersangka kita ringkus saat berada di kediamannya. Dia tidak melawan saat ditangkap, saat ini masih berada di Polres Lampura,” ujar Donny, Kamis (10/1). Selain tersangka, sambung Donny, petugas juga berhasil menyita barang bukti satu unit sepeda motor Yamaha Vega ZR biru, Nopol BE 4595JC.

Baca Juga:   Kasus Pertama, Nakes di Lambar Meninggal Akibat Covid-19

Saat pemeriksaan, kata dia, tersangka Nasrudin juga mengakui telah melakukan tindak pidana penggelapan, seperti tertuang dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B- 116g/ X/ 2018/PLD LPG/ RES LU, tanggal 30 Oktober 2018.

”Tersangka Nas bersama dua rekannya bernama Rido dan Rahmat, telah melakukan aksi penggelapan dan berhasil melarikan satu unit kendaraan motor Viar warna merah hitam dengan Nopol BE 6338 JR,” ungkap Donny Kristian, seraya mengatakan kedua rekannya terlebih dahulu diamankan pihaknya.

Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi berada di TKP Warnet Ajil, Kelurahan Sribasuki, Kabupaten Lampura, Selasa (30/10/2018), sekira pukul 15.00 WIB lalu. “Kasus ini masih dalam pengembangan. Kita mencurigai adanya pelaku dan TKP lainnya,” pungkasnya. (ozy/sur)




  • Bagikan