Memilukan, Video Amatir Suasana di Lokasi Kecelakaan Maut

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Kondisi korban kecelakaan maut yang terjadi di tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat memilukan. Video amatir yang beredar di media sosial merekam jelas detik-detik suasana setelah kecelakaan, Sabtu (10/2) petang.

Di akun Instagram milik kabaronlinenews, video amatir warga yang merekam suasana sesaat setelah kecelakaan. Tampak korban meninggal dunia bergelimpangan di pinggir jalan. Sebagian kondisinya luka berat. Sedangkan korban selamat namun luka-luka terlihat duduk di tepi jalan dekat bus yang terguling.


Diketahui, Kecelakaan maut bus pariwisata nopol F 7959 AA yang terguling di Tanjangan Emen Kabupaten Subang, Jawa Barat dikabarkan merenggut 25 korban jiwa.

Kasat Lantas Polres Subang AKP Budhy Hendratno mengatakan bus pariwisata tersebut membawa rombongan Koperasi Simpan Pinjam Permata Ciputat Tangerang Selatan.

Baca Juga:   Jaksa Periksa Ketua Harian Koni Lampung Soal Kasus Dugaan Dana Hibah

Kecelakaan bus, imbuhnya bermula ketika bus itu usai mengantar rombongan ke tempat wisata Gunung Tangkuban Perahu Subang. Mendekati Tempat Kejadian Perkara (TKP), bus yang dikemudikan oleh Amirudin tersebut melaju tidak terkendali.

“Jadi sewaktu melintas jalan yang menurun dan berkelok, bus berjalan tidak terkendali dan menabrak kendaraan sepeda motor Honda Beat. Korban meninggal dunia sebanyak 25 orang belum teridentifikasi,” katanya, Sabtu (10/2) malam.
Sebelum berhenti, bus tersebut diketahui menabrak tebing di sebelah kiri (barat) jalan dan terguling di bahu jalan sebelah kiri (barat). Data yang dimilikinya saat ini, sebanyak 25 orang meninggal dunia, luka berat 8 orang dan 10 luka ringan.
Sejauh ini, pihanya sudah mengantongi identitas para korban luka berat dan ringan akibat kecelakaan maut tersebut. Sementara itu, identitas korban meninggal dunia dan pengemudi sepeda motor Honda Beat nopol T 4382 MM yang ditabrak bus belum diketahui. “25 orang belum terindentifikasi,” jelasnya.

Baca Juga:   Datangi Pemprov Lampung, Buruh Minta Besaran UMP 2022 Dikoreksi

Lebih lanjut, para korban saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Ciereng, Kabupaten Subang. (jpc/igs/gus)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan