Menangi Pilkada, Calon Petahana Ini Justru Ucapkan Innalillahi..

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Berbeda dengan kepala daerah terpilih yang hanyut dalam suka cita dan euforia berlebihan. Kepala daerah di Kota Bengkulu yakni calon wali kota Bengkulu petahana, Helmi Hasan yang berpasangan dengan Dedy Wahyudi  memenangi pilkada 27 Juni 2018 justru mengucapkan Innalillahi wa innaillaihi rojiun. Sebuah kalimat yang biasanya diucapkan ketika mendapat musibah.

Dimintai komentarnya soal kemenangan di Pilkada Kota Bengkulu, Helmi menyatakan kemenangan pilkada bukanlah kemuliaan melainkan sebuah ujian. Sebab, kemuliaan baru akan hadir jika mendapat pertolongan dari Allah SWT.

“Innalillaihi wa innailaihi rojiun. Menang Pilkada ini adalah sebuah ujian. Bukanlah sebuah kemuliaan, sebab kemuliaan baru datang jika kita mendapatkan pertolongan dari Allah,” kata Helmi saat dikonfirmasi radarlampung.co.id, Sabtu (30/6).

Kemenangan adik kandung ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan di Pilkada Bengkulu itu memang cukup unik. Sebab, selama gelaran pilkada Bengkulu, Helmi yang sempat masuk bursa cawagub di Pilgub Lampung 2018, saat maju Pilkada Bengkulu tidak sibuk berebut parpol. Bahkan dia tak mendaftar ke parpol.

Baca Juga:   Lamteng Berduka, Asisten I Meninggal karena Covid-19

Tak hanya itu, selama masa kampanye, Helmi juga tidak berkeliling berkampanye sebagaimana calon pada umumnya. Adik kandung ketua DPW PAN Lampung Zainudin Hasan itu justru sibuk berkeliling untuk berdakwah. Selama empat bulan, Helmi melakukan khuruj, atau menjalankan dakwah syiar Islam hingga ke Kamboja. Bahkan, ketika debat kandidat putaran akhir pun, Helmi justru memberikan tausiah. Dia menyatakan, semua kebaikan dan kemajuan di kota Bengkulu khususnya dan Indonesia umumnya semua datangnya dari Allah.

“Maka kita harus memohon pertolongan dari Allah. Yakni dengan menjalankan ibadah, berdoa, beristighfar semua memohon pertolongan Allah. Karena kemuliaan seorang itu dari pertolongan Allah. Selanjutnya ucapkan la khaula wala kuwwata Illa billah. Tidak ada daya dan kekuatan, semua dari pertolongan Allah SWT,” urainya.

Baca Juga:   Ombak 2 Meter Terjang Empat Rumah

Ditanya soal praktik politik uang (money politics) Helmi menyatakan menang Pilkada harus menggunakan cara yang benar. Jika caranya salah, kata dia, maka tunggulah kehancuran saat memimpin.

“Kembali lagi prosesnya harus benar. Jika nggak benar dan money politics, ya tunggu saja pasti hancur itu nanti,” tandasnya.

Diketahui, Helmi yang berpasangan dengan Dedy Wahyudi unggul di Pilkada Kota Bengkulu 27 Juni 2018. Hasil hitung cepat Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu dikuasai pasangan calon Helmi Hasan-Dedy Wahyudi. Perolehan suara pasangan tersebut mencapai 42.919 suara atau 32,86 persen.

Sementara rivalnya Linda-Mirza hanya meraih 36.416 suara atau 27,88 persen. Hitung cepat tersebut didapati dari Rakyat Bengkulu Televisi (RBTV). Disusul pasangan calon David-Bakhsir dengan 28.805 suara atau 22,05 persen. Sedangkan posisi buncit ditempat Erna-Zarkasih dengan perolehan 22.466 suara atau 17,20 persen. (rlo/gus)




  • Bagikan