Mengejutkan, Ini Pengakuan Sopir Truk yang Mengakibatkan Satu Keluarga Tewas

  • Bagikan
Petugas Polres Lamtim Memeriksa Pengemudi Truk Yang Mengakibatkan 3 Korban Tewas. Foto Dwi/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Penyebab kecelakaan lalulintas yang mengakibatkan tewasnya 3 korban yang masih satu keluarga terungkap.

Kapolres Lampung Timur AKBP Wawan Setiawan melalui Kasat Lantas AKP Rafli Yusuf Nugraha menjelaskan, saat ini pengemudi truk yang menabrak Honda Vario di Jalan Ir.Sutami Kecamatan Bandarsribowono masih diamankan di Polres guna pengembangan penyidikan lebih lanjut.

Menurutnya,  pengemudi truk dijerat dengan pasal 310 undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan raya karena lalai saat mengemudikan kendaraan di jalan raya. “Ancaman hukumannya 6 tahun penjara,”jelas AKP Rafli. 

Sementara Kiki (27) pengemudi truk yang menabarak Honda Vario saat menjalani pemeriksaan di Polres Lampung Timur mengaku dalam kondisi mengantuk saat mengemudi.

Menurut Kiki,  dirnya tidak dapat menahan kantuk karena, Sabtu (22/2) lalu sejak pagi dirinya sudah 4 kali mengangkut batu belah dari wilayah Kecamatan Matarambaru menuju Kecamatan Sekampungudik.  Di saat membawa batu belah sebanyak 5 meter kubik untuk ke 4 kalinya itu, Kiki merasa kelelahan dan tidak sanggup menahan kantuk.  “Karena, mengantuk saya tidak menyadari ada sepeda motor di depan. Saya baru tersadar ketika sudah menabrak sepeda motor korban,”jelas Kiki, Minggu (23/2)

Baca Juga:   Lah, Remaja Ini Nekat Sebar Foto Bugil Mantan Pacar Karena Diputusin

Lebih lanjut Kiki mengakui, baru pertama kali membawa mobil truk. “Sehari-hari sebenarnya saya bekerja di bengkel mobil. Karena ada tawaran mengangkut batu saya memberanikan diri membawa truk.Saya, menyesal dan siap mempertanggungjawabkan kejadian itu,” tutur Kiki.

Terpisah, Darmaji selaku Kepala Dusun V Desa Bauh Gunungsari Kecamatan Sekampungudik menjelaskan, jenazah  Etik (45), Maulana Malik Ibrahim (23) dan Nurul (6)  yang tewas akibat kecekalaan lalulintas telah dimakamkan, Minggu (23/2)  pukul 01.30 WIB dinihari.

 “Keluarga korban masih berduka, saat ini banyak pentakziah yang datang. Harap, maklum, pihak keluarga belum dapat memberi keterangan,”kata Darmuji. 

Lebih lanjut Darmaji menjelaskan, yang menjadi korban kecelakaan lalulintas itu masih satu keluarga. Yaitu, Etik berikut putra ke dua  dan putri ke empatnya. Menurutnya, sehari-hari almarhum Etik yang memiliki 4 putra bekerja sebagai pedagang. “Selain di pasar keluarga tersebut juga membuka warung di rumahnya. Saat kejadian, Ngafiah suami almarhumah berada di rumah,”terang Darmaji. 

Baca Juga:   Lah, Remaja Ini Nekat Sebar Foto Bugil Mantan Pacar Karena Diputusin

Diketahui, kecelakaan Lalulintas di Jalan Ir.Sutami Bandarsribawono Lampung Timur mengakibatkan 3 korban tewas, Sabtu (22/2).

Masing-masing,  Etik (45), Maulana Malik Ibrahim (23) dan Nurul (6) semuanya warga Desa Bauh Gunungsari Kecamatan Sekampungudik Lampung Timur.

Peristiwa yang itu berawal ketika satu korban yang merupakan satu keluarga tersebut sedang mengendarai sepeda motor Honda Vario dari arah Bandarsribawono menuju Sekampungudik.

Tanpa mereka ketahui, dari arah belakang meluncur satu unit dump truk Hyundai bernomor polisi BE 8482 PH yang dikemudikan Kiki (27) warga Dusun IV Sri Menanti Kecamatan Bandar Sribhawono.

Diduga hilang kendali truk yang meluncur dengan kecepatan tinggi itu menabrak sepeda motor yang dikemudikan Maulana, pukul 18.00 Wib.

Tabrakan itu menyebabkan sepeda motor terpental berikut pengemudi dan penumpangnya. Akibat kejadian itu, Eti dan Maulana meninggal di tempat kejadian peristiwa.Sementara, Nurul meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit. (wid/ang)




  • Bagikan