Mengenang Almarhum SAJ, Kuasa Hukum Alpin: Beliau Ulama yang Berusaha Ingin Mencontoh Nabi Muhammad SAW

  • Bagikan
Foto dokumentasi saat Syekh Ali Jaber mejadi saksi di persidangan Alpin Andrian. FOTO DOK. RADARLAMPUNG.CO.ID 

RADARLAMPUNG.CO.ID – “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, kami berduka atas meninggalnya ulama besar. Ulama yang dicintai umat: Syekh Ali Jaber (SAJ).” Demikian dikatakan Hi. Ardiansyah, S.H., kuasa hukum terdakwa Alpin Andrian.

“Syekh Ali Jaber adalah seorang ulama yang berusaha betul ingin mencontoh akhlak dari Nabi Muhammad SAW. Salah satu yang ditunjukan oleh beliau adalah, beliau memberikan maaf yang seluas-luasnya kepada Alpin Andrian pelaku penusukan terhadap dirinya,” katanya, Kamis (14/1).


Menurutnya, dalam berbagai kesempatan di sidang beberapa waktu lalu, Syekh Ali Jaber dengan sangat tulus menerima permohonan maaf yang disampaikan Alpin Andrian.

“Dengan tanpa syarat. Artinya maaf itu apapun yang menjadi motif dan tujuan dan diniatkan oleh Alpin, Syekh Ali Jaber telah memberikan maaf kepada dirinya,” kata dia.

Baca Juga:   Gagalkan Penyelundupan 6.075 Ekor Burung, KSKP Bakauheni Raih Penghargaan

Sosok pemaaf Syekh Ali Jaber ini, lanjut dia, tergolong orang yang langka. Yang memiliki sifat berprasangka baik kepada orang. Kemudian lemah lembut. Juga memaafkan kesalahan orang lain terhadap dirinya.

“Ini adalah salah satu karakter yang langka dimiliki oleh kita sesama manusia,” ungkapnya.

Diketahui, Syekh Ali Jaber meninggal dunia pada Kamis (14/1) pagi ini. SAJ meninggal tanpa status Covid-19. “Telah wafat guru kita, Syekh Ali Jaber atau Ali Saleh Mohammed Ali Jaber,” kata Ketua Yayasan Syekh Ali Jaber, Habib Abdurrahman Alhabsyi.

Abdurrahman mengatakan, Syekh Ali mengembuskan napasnya di RS Yarsi pada pukul 08.30 WIB. Sebelumnya, SAJ sendiri menyatakan dirinya positif Covid-19 dan butuh perawatan. Namun, Abdurrahman mengatakan, SAJ sudah negatif dari Covid-19.

Baca Juga:   Tokonya Dimasuki Pencuri, Ini Sikap Influencer dr. Tirta

“Dalam keadaan negatif Covid,” kata dia. Terlepas dari itu, Abdurrahman meminta masyarakat mengikhlaskan kepulangan beliau kepada Sang Pencipta. Dia juga mengajak masyarakat mendoakan Syekh Ali.

“Mohon dimaafkan segala kesalahan beliau. Semoga diterima segala amal saleh beliau,” kata dia. (ang/sur)




  • Bagikan