Menghilang 20 Menit, Ditemukan Sudah Tewas

  • Bagikan
Polisi melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat Suhermi (45), warga RT.02/RW.02, Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu, Kamis (14/3). FOTO MULYONO/RADARLAMPUNG..CO.ID
Polisi melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat Suhermi (45), warga RT.02/RW.02, Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu, Kamis (14/3). FOTO MULYONO/RADARLAMPUNG..CO.ID

radarlampung.co.id – Tidak ada yang aneh sebelum Suhermi (45) ditemukan tewas di belakang rumahnya, Kamis (14/3). Kali terakhir, warga RT.02/RW.02, Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu itu mengobrol dan makan dengan keluarga, Rabu sore (13/3).

Menurut Sinta (25), putri sulung Suhermi, sudah sembilan terakhir ibunya mengeluh sakit asam lambung. ”Sering mengeluh (sakit). Perutnya seperti diiris iris,” kata Sinta. Namun begitu, tidak ada yang aneh dengan sikap sang ibu.


Sekitar pukul 05.30 WIB, Kamis (14/3), ibunya tidak terlihat di rumah. ”Kami mencarinya dan ibu sudah tergeletak di belakang rumah, dekat pohon pisang,” sebut dia.

Sementara Riatno (40), adik iparnya mengatakan, tubuh Suhermi ditemukan sekitar pukul 05.50 WIB. Lelaki yang berjualan bensin ini mengatakan, sehari sebelum tewas, Suhermi meminta anaknya untuk membeli bahan bakar minyak tersebut.

”Sering beli bensin di warung saya untuk diolesin kebadannya dengan cara dicampur jahe. Katanya biar badannya hangat,” sebut dia. (mul/ais)

 




  • Bagikan