Menko Airlangga Ajak Akademisi Awasi Penerapan UU Cipta Kerja

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak akademisi untuk mengawasi jalannya kebijakan terkait penerapan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

Pemerintah membutuhkan kerja sama dari seluruh stakeholder. Termasuk akademisi, untuk memastikan seluruh kebijakan dapat terlaksana dengan baik.


”Sehingga, penerapan UU Cipta Kerja yang terdiri dari 11 klaster ini dapat berlangsung optimal dan mengakselerasi peningkatan investasi serta peningkatan kewirausahaan,” kata Menko Airlangga saat dalam jaringan (daring) membuka forum diskusi publik terkait UU Cipta Kerja di Jakarta, Selasa (30/3).

Airlangga menyampaikan, pengesahan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja bersama 51 aturan turunannya, merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam melakukan reformasi struktural.

Baca Juga:   Mahasiswa Harus Memiliki Jiwa Wirausaha

”UU Cipta Kerja akan menyederhanakan, menyinkronkan, dan mengefektifkan peraturan yang terlalu banyak dan besar yang seringkali malah menimbulkan hambatan dalam penciptaan investasi dan pembukaan usaha baru yang tentunya berdampak pada penyerapan tenaga kerja,” ujarnya.

Dilanjutkan, UU Cipta Kerja juga mereformasi izin usaha melalui sistem Online Single Submission (OSS) yang akan mulai digunakan pada Juli 2021. Sehingga layanan pemerintah menjadi lebih efisien dan transparan.




  • Bagikan