Menko Airlangga: Pemerintah Kaji Jaringan 5G Sebelum Masuk ke Indonesia

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan layanan 5G bakal segera tersedia di Indonesia.

Meski layanan teknologi telekomunikasi generasi keempat (4G) Long Term Evoluiton (LTE) baru hadir di dalam negeri beberapa tahun belakangan.

Airlangga mengungkapkan, penyediaan layanan 5G merupakan keharusan. Meski ongkos atau biaya untuk layanan tersebut cenderung lebih tinggi.

“Berbicara mengenai industri 4.0, mau tidak mau bicara soal 5G. Karena berbicara autonomus enggak bisa gerak kalau dengan 4G. Semua autonomus bergerak dengan 5G,” kata Airlangga dalam acara Katadata Indonesia Data and Economic Conference 2021, seperti dikutip dari laman partaigolkar.com, Rabu (24/3).

“Oleh karena itu, pemerintah akan menyiapkan prototipe-prototipe, walau kita tahu 5G biaya service-nya lebih tinggi. Tapi tentunya dengan produktivitas otomatisasi, tentu kalangan industri mampu menggunakan fasilitas dengan 5G itu,” sambungnya.

Baca Juga:   Tahap 30, Indonesia Terima 21,2 Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Sinovac

Ketua Umum Partai Golkar ini menjelaskan, meskipun Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) belum memutuskan basis teknologi 5G yang akan dikembangkan, pemerintah sedang mengkaji beberapa kawasan yang akan menjadi wilayah dikembangkannya prototipe tersebut.




  • Bagikan