Menkominfo: Registrasi Ulang SIM Card Lama Selesai 30 April

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Sempat terjadi simpang siur mengenai batas akhir registrasi SIM card prabayar, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara pun memberikan penjelasan merespons hal ini.

Rudiantara menuturkan bahwa aturan registrasi SIM card prabayar sejak awal tidak ada perubahan. Begitu juga mengenai jadwal batas akhir registrasi ulang bagi pelanggan seluler lama, yakni 30 April.

“Secara prinsip, jam 24.00 kemarin (30/4) malam itu harus bersih. Kalau tidak begitu, tidak diputus, kan jadi tidak jelas status pelanggannya,” ujar Rudiantara di Jakarta, Selasa (1/5).

Mengenai informasi yang sempat simpang siur di antara operator seluler dan Kementerian Kominfo, Rudiantara tidak tahu apa penyebab terjadinya miskomunikasi.

Baca Juga:   Delapan Reklame Ditempel Stiker Tak Bayar Pajak dan Terancam Ditebang

“Dari awal saya konsisten, tidak ada perubahan peraturan menteri, tidak ada perubahan jadwal,” tegasnya.

Memasuki tanggal 1 Mei 2018, kata Rudiantara, resmi sudah menginjak periode baru, di mana registrasi yang terjadi itu untuk pelanggan baru.

Untuk format registrasinya sendiri sama seperti yang sudah disosialisasikan sebelumnya, yakni divalidasi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK).

Mengenai jumlah kartu prabayar yang telah teregistrasi, Rudiantara mengaku belum mengetahui datanya. Namun yang pasti, data tersebut akan direkonsiliasi dengan data di Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, operator seluler, dan Kementerian Kominfo.

“Pokoknya data rekonsiliasi itu akan diungkap pertengahan bulan ini atau sebelum memasuki bulan puasa,” tandasnya. (dtc/ynk)




  • Bagikan