Menristekdikti: Persaingan Kampus dengan Kolaborasi

  • Bagikan
Menristekdikti Prof. H. Mohamad Nasir saat mengisi kuliah umum bertema “Reorientasi pendidikan tinggi dan pengembangan science technology park (STP) dalam rangka revolusi industri 4.0 di kampus Itera, Rabu (17/1). Foto Aprohan Saputra/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof. H. Mohamad Nasir meminta untuk ke depannya peran pendidik tidak hanya mendidik tapi menjadikan lulusan yang mampu menggerakan perekonomian.

Menurutnya, meskipun di Lampung banyak kampus negeri dan swasta, perguruan tinggi harus mampu bersaing. Hanya saja, persaingan itu harus dilakukan dengan kolaborasi, bukan head to head.

“Maka dengan demikian, soft skill menjadi penting. Selain itu akan menghasilkan publikasi ilmiah yang luar biasa,” katanya saat memberikan kuliah umum dihadapat 600 mahasiswa usai meresmikan Gedung Kuliah Umum I dan Laboratorium Teknik 1 Institut Teknologi Sumatera (Itera), Rabu (16/1),

Selain itu, dirinya juga mengeluarkan peraturan menteri agar rektor wajib melakukan publikasi ilmiah. Targetnya tahun ini, hasil publikasi ilmiah tersebut menjadi leader di Asia.

Baca Juga:   Pengusaha Asal Aceh Bantu Rp2 T untuk Penanganan Covid-19 di Sumsel

“Sumber daya manusia juga menjadi sangat penting, ternyata tenaga kerja Indonsia dengan lulusan SMP hanya 41.8 persen dan SMA hanya 80.8 persen, sehingga perlu melakukan revolusi dengan inovasi, tenaga kerja harus mampu berinovasi,” tandasnya.   (apr/kyd)




  • Bagikan