Mesin Cetak Cangkir Daun Jati

  • Bagikan
Mesin cetak cangkir daun jati hasil riset tim dosen Unila. Foto dokumentasi tim riset Unila.

Oleh :
– Martinus, S.T., M.Sc.
– Meizano Ardhi Muhammad, M.T.
– Gita Paramita Djausal, S.I.P., M.B.A.
– Dr. Mareli Telaumbanua, S.T.P., M.Sc.*

 


RADARLAMPUNG.CO.ID – Cangkir plastik sekali pakai banyak digunakan dengan alasan praktis, ekonomis, dan dapat dibuang setelah digunakan. Dan, cangkir sekali pakai pada umumnya menggunakan material kertas berlapis plastik, plastik, maupun styrofoam.

Namun, penggunaan material tersebut tidak biodegradable sehingga dapat mencemari lingkungan. Masyarakat memerlukan inovasi produk cangkir dengan menggunakan material komposit daun yang dapat terurai dengan cepat setelah dibuang.

’’Karena itu, kami mengembangkan alat pencetak cangkir yang ramah lingkungan. Penelitian dan perancangan dilakukan untuk membuat mesin yang dapat digunakan pada material komposit daun jati. Proses pencetakan cangkir,” terang Martinus, S.T., M.Sc.

Baca Juga:   Dosen Tetap FK Unmal Prof Taruna Ikrar Raih ICMI Award Bidang Teknologi Kesehatan

Keunggulan memproduksi cangkir daun dengan bahan baku daun lokal ini, jelasnya, dapat mengurangi pengangguran dan menciptakan lapangan kerja di daerah rural yang memiliki bahan baku daun mudah ditemukan dan ekonomis. Tidak memerlukan biaya mahal dalam mendapatkannya.

Lebih jauh, Martinus pun mengatakan pemanfaatan daun sebagai bahan baku produksi sehingga mesin cetak memberikan manfaat lingkungan. ”Menggunakan daun yang semula adalah sampah dapat dicetak menjadi cangkir sehingga dapat digunakan sebagai alat makan sekali pakai,” tandasnya seraya mengatakan produk riset cangkir daun ini dalam proses paten. (*)

 

*Tim Dosen Fakultas Teknik, FISIP, dan Fakultas Pertanian
Universitas Lampung

 





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan