Metro  

Meski Pandemi, Perpustakaan Keliling Metro Tetap Beroperasi, Tapi…


RADARLAMPUNG.CO.ID – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Metro tetap mengoperasikan perpustakaan keliling untuk anak-anak di Kota Metro. Hal ini untuk meningkatkan minat baca di era digital, dan mencerminkan Kota Metro sebagai Kota Literasi.

Kasi layanan, Kerja Sama dan Publikasi Perpustakaan Fauliza Septi Yustisia mengatakan, sebelum pandemi, perpustakaan keliling selalu beroperasi setiap minggu, dan terjadwal.





Nah saat ini, pihaknya tetap menyediakan perpustakaan keliling untuk meramaikan acara ataupun berdasarkan permintaan dari kelurahan, komunitas maupun OPD.

“Untuk keliling, dan gelar lapak bacaan saat ini sedang off, karena kita mematuhi protokol kesehatan, takut ada kerumunan. Tapi saat ini kita berdasarkan permintaan,” ujarnya, Minggu (27/3).

Dalam satu mobil, lanjutnya, pihaknya menyediakan sekitar 800 buku semua jenis, mulai dari buku umum, agama, pengetahuan, dan lainnya.

“Tadinya sedikit, lama-lama menjadi banyak. Selain mobil, kita juga ada bentor tapi tidak bisa memuat banyak buku. Kita gunakan bentor jika akses tidak mencukupi untuk membawa mobil,” katanya.

Selain perpustakaan keliling, Fauliza menuturkan, pihaknya juga menjadi pendongeng untuk anak-anak. Tak hanya gelar lapak untuk membaca, tapi juga Fauliza dan rekan-rekannya membacakan cerita untuk anak-anak.

“Jadi saat gelar lapak baca, anak-anak tidak hanya disuguhkan buku untuk dibaca, tetapi kami juga membacakan cerita dengan gaya kami. Jadi mereka tidak cepat jenuh,” ucapnya.

Kemudian, pihaknya juga memiliki program silang layan ke sekolah-sekolah, setiap bulannya di sekolah yang berbeda. Pihaknya mengisi perpustakaan sekolah dengan buku-buku dari perpustakaan daerah.

“Itu kami lakukan sebulan sekali, setiap bulannya di sekolah yang berbeda,” imbuhnya.

Pihaknya berharap, dengan tetap beroperasinya perpustakaan keliling tersebut, pihaknya turur berperan meningkatkan minat baca anak-anak Kota Metro. (rur/sur)